Polisi Tegaskan Kebakaran Apartemen Mediterania Tidak Sentuh Unit Hunian

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Apr 2026, 18:48
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sejumlah penghuni Apartemen Mediterania, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mengalami sesak nafas setelah terpapar asap kebakaran, Kamis (30/4/2026). ANTARA/Risky Syukur Sejumlah penghuni Apartemen Mediterania, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mengalami sesak nafas setelah terpapar asap kebakaran, Kamis (30/4/2026). ANTARA/Risky Syukur (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Barat Twedi Aditya Bennyahdi menegaskan bahwa kebakaran yang terjadi di Apartemen Mediterania Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, pada Kamis, 30 April 2026, tidak mengenai unit hunian warga.

Ia membantah informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan adanya unit apartemen yang terbakar dalam insiden tersebut.

"Tidak ada api yang langsung menyentuh unit hunian. Kami juga memohon maaf karena di media sosial beredar foto yang menggambarkan seolah-olah unit terbakar dan jendela hangus. Kami tegaskan, tidak ada satu pun unit yang terdampak langsung oleh api," kata Twedi kepada wartawan di lokasi, Kamis, 30 April 2026 sore.

Menurutnya, kebakaran hanya terjadi di area rubanah atau basement gedung. Namun, asap yang dihasilkan sempat menyebar hingga mencapai lantai 33.

Baca Juga: Polisi Ungkap Sumber Kebakaran Apartemen Mediterania dari Panel Listrik Basement

"Terkait sebaran asap, berdasarkan koordinasi dengan petugas evakuasi, asap sempat mencapai hingga sekitar lantai 33. Namun saat ini kondisi udara di setiap lantai mulai membaik dan asap sudah tidak terlihat," kata Twedi.

Meski kondisi apartemen mulai terkendali, proses evakuasi penghuni masih terus berlangsung dan jumlah warga yang dievakuasi terus bertambah.

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan kapan proses evakuasi di gedung setinggi 35 lantai tersebut akan selesai.

Data sementara menunjukkan sebanyak 89 penghuni telah berhasil dievakuasi keluar dari gedung.

"Namun, kami masih membutuhkan data tambahan dari paguyuban penghuni, khususnya bagi warga yang sudah keluar lebih dulu sejak pagi hari," ujar Twedi.

Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar penghuni berhasil menyelamatkan diri secara mandiri maupun dengan bantuan petugas, masih ada warga yang sempat terjebak di dalam unit dan terpapar asap tebal.

"Terkait kondisi kesehatan, terdapat beberapa penghuni yang mengalami sesak napas dan telah dirujuk ke rumah sakit oleh PMI dan petugas kesehatan, sekitar 20 orang," imbuhnya.

Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi terhadap penghuni yang terjebak akibat insiden tersebut sejak Kamis pagi.

Baca Juga:Cerita Detik-detik Penghuni Apartemen Mediterania Terjebak Asap Kebakaran

Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB, proses evakuasi dilakukan dari sisi luar gedung karena kepulan asap memenuhi bagian dalam apartemen.

Petugas memasang tangga evakuasi secara bertingkat dari lantai dasar hingga lantai enam. Para penghuni kemudian dievakuasi satu per satu dengan pengamanan menggunakan tali untuk mencegah risiko terjatuh.

Di posko informasi, petugas juga melakukan pendataan terhadap penghuni yang telah berhasil dievakuasi maupun yang masih berada di dalam gedung.

(Sumber: Antara)

x|close