Korlantas Akan Pasang ETLE di Perlintasan Kereta untuk Cegah Pelanggaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Apr 2026, 21:30
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal memberikan keterangan pers di Command Center KM 92, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). ANTARA/HO-Korlantas Polri Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal memberikan keterangan pers di Command Center KM 92, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). ANTARA/HO-Korlantas Polri (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigadir Jenderal Polisi Faizal menyatakan pihaknya akan memasang kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di sejumlah perlintasan kereta api, terutama di lokasi yang rawan pelanggaran.

Langkah ini diambil untuk menekan kebiasaan pengendara yang nekat menerobos rel kereta meskipun rambu telah mengharuskan berhenti. Faizal menegaskan bahwa sebagian besar kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga: Korlantas Kawal Ribuan Buruh Jabar ke Jakarta Saat May Day 2026

"Karena ini pasti diawali dengan pelanggaran. Kecelakaan apapun itu pasti diawali dengan pelanggaran," kata Faizal dalam diskusi terkait kecelakaan kereta api Bekasi Timur di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.

Selain pemasangan ETLE, kepolisian juga akan melakukan pemetaan terhadap perlintasan kereta api dengan tingkat aktivitas tinggi, baik dari sisi frekuensi perjalanan kereta maupun volume kendaraan yang melintas. Upaya ini bertujuan untuk menentukan titik-titik prioritas pengawasan.

Dalam jangka pendek, kepolisian juga akan menempatkan personel di perlintasan rawan, termasuk melibatkan Bhabinkamtibmas untuk membantu pengamanan, khususnya pada jam-jam sibuk.

Baca Juga: Korlantas Polri Panggil Operator Taksi Bahas SOP Usai Kecelakaan Bekasi Timur

"Kita nanti akan mengupayakan bagaimana masyarakat kita yang melintasi atau menggunakan fasilitas kereta api ini bisa juga tertib," ujar Faizal.

Ia berharap upaya ini dapat mencegah terulangnya kecelakaan seperti yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Menurutnya, kepolisian tidak ingin terus-menerus menangani insiden kecelakaan, terlebih yang menimbulkan korban jiwa.

(Sumber: Antara)

x|close