Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pimpinan dan anggota DPR RI menerima audiensi dari aliansi buruh Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) di Ruang Abdul Muis, Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026. Pertemuan tersebut berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Aliansi Gebrak diketahui menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI pada momentum peringatan Hari Buruh. Dalam audiensi tersebut, perwakilan Gebrak yang hadir terdiri dari sejumlah organisasi, di antaranya Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Konsorsium Pembaruan Agraria, serta Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Dalam membuka pertemuan, Sufmi Dasco menyampaikan sambutan kepada para perwakilan buruh yang hadir.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh di Puncak May Day 2026
"Saya ucapkan selamat datang di DPR RI," kata Dasco saat membuka audiensi.
Selain Dasco, sejumlah anggota DPR RI juga turut hadir menerima perwakilan buruh, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari, serta anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni.
Dasco juga menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh kepada para peserta audiensi sebelum memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Baca Juga: Aksi Buruh Hari Kedua, Desak Pengembalian UMSK 19 Daerah di Jawa Barat
Dalam peringatan May Day 2026 ini, kegiatan aksi buruh terbagi di dua lokasi, yaitu di kawasan Monumen Nasional (Monas) yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto, serta di depan Gedung DPR RI tempat berlangsungnya aksi dan audiensi.
Untuk mengamankan jalannya kegiatan, pihak kepolisian mengerahkan 6.678 personel gabungan di sekitar kawasan parlemen guna memastikan situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.
(Sumber: Antara)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran anggota DPR RI saat menerima audiensi dari kelompok buruh di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (1/5/2026). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi (Antara)