Ntvnews.id, Jakarta - Legenda Manchester United (MU) Edwin van der Sar mengatakan, kiper tim nasional Indonesia Maarten Paes harus bersaing sengit di klubnya, Ajax Amsterdam, untuk mendapatkan satu tempat di sana.
Hal itu terjadi lantaran Ajax kini diperkuat Marc-Andre ter Stegen, penjaga gawang yang dipinjam dari FC Barcelona.
"Ter Stegen penjaga gawang yang sangat bagus, jadi situasinya cukup sulit bagi Maarten. Namun, bagus bahwa sekarang dia bermain di Ajax," kata Van der Sar, yang menjabat CEO Ajax pada 2016-2023, setelah mengikuti acara meet and greet di Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2026).
Pada musim 2026/2027, Paes baru bermain lima kali dari total 13 laga yang sudah dijalani Ajax. Di sisi lain, Ter Stegen sudah dipercaya menjaga gawang Ajax sebanyak delapan kali.
Sebelum kehadiran Ter Stegen, Paes menjadi kiper utama Ajax sejak direkrut dari FC Dallas pada paruh kedua musim lalu, tepatnya pada bulan Februari 2026. Ketika itu, ia bermain sebanyak 13 kali, dengan 11 laga di Liga Belanda dan dua laga di babak play-off Liga Konferensi Eropa.
Pada kesempatan yang sama, Van der Sar juga menyinggung hubungan Indonesia dan Belanda, khususnya dengan banyaknya pemain-pemain keturunan yang memperkuat timnas Indonesia saat ini.
Dia pun turut mengucapkan selamat kepada para penggemar sepak bola Indonesia atas keberhasilan tim Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
"Menurut saya, ada banyak kesamaan dalam hal kecintaan terhadap tradisi dan warisan budaya antara Indonesia dan Belanda. Selamat kepada seluruh penggemar Indonesia atas keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup," kata kiper yang mempersembahkan empat gelar juara Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions untuk MU tersebut.
Van der Sar mengaku dia sudah berkomunikasi langsung dengan Paes setelah Indonesia berjaya di FIFA ASEAN Cup.
"Ya, kemarin saya berbicara dengan Maarten Paes melalui telepon. Saya senang karena bisa berkontribusi terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia," tutur Van der Sar.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Terancam Hukuman 6 Bulan, Ada Apa dengan Timnas Portugal?
Lebih lanjut, Van der Sar mengaku juga sangat senang setiap kali berkunjung di Indonesia. Dia pernah datang ke Indonesia bersama Ajax saat tim ini melawan Persib Bandung pada 2014.
Kesempatan berikutnya datang pada momen Piala Dunia 2026 beberapa bulan lalu. Dia juga beberapa kali berlibur di Bali.
"Mungkin kunjungan terakhir saya beberapa bulan lalu. Indonesia adalah negara yang luar biasa. Saya juga sudah beberapa kali berlibur ke Bali," kata Van der Sar yang kini sudah berusia 55 tahun itu.
Datangnya Van der Sar ke Indonesia pada kali ini adalah dalam rangka mengikuti laga antara para legenda bertajuk Champions Impact In Jakarta: The Rivalry Returns" yang melibatkan United Legends dan North London Legends.
Van der Sar membela United Legends pada laga yang berlangsung malam ini pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Kaarno, Jakarta. Selain dirinya, legenda-legenda MU yang hadir malam ini adalah Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, John O'Shea, Antonio Valencia, Ryan Giggs, hingga Dimitar Berbatov.
Dari kubu North London Legends yang diperkuat legenda Arsenal, ada nama-nama seperti Patrick Vieira, Thierry Henry, Bacary Sagna, William Gallas, hingga Robert Pires.
(Sumber: Antara)
Legenda Manchester United Edwin van der Sar saat menemui awak media setelah dirinya mengikuti acara "meet and greet" di Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2026), menjelang laga para legenda bertajuk "Champions Impact In Jakarta: The Rivalry Returns" antara United Legends dan North London Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pukul 19.00 WIB. (Foto: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)