A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Purbaya Pangkas Anggaran MBG Sebesar Rp67 Triliun Tahun Ini - Ntvnews.id

Purbaya Pangkas Anggaran MBG Sebesar Rp67 Triliun Tahun Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mei 2026, 09:24
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Suahasil Nazara (kiri) mengacungkan jempol saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026. ANTARA FOTO/M Risyal Hiday Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Suahasil Nazara (kiri) mengacungkan jempol saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026. ANTARA FOTO/M Risyal Hiday (Antara)


Ntvnews.id
, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran program makan bergizi gratis (MBG) pada 2026 diperkirakan dipangkas sebesar Rp67 triliun.

Bendahara Negara itu menyebut belanja program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu turun dari sebelumnya Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.

Purbaya menjelaskan, angka tersebut masih bersifat sementara karena pemerintah masih membuka peluang efisiensi lanjutan dalam pelaksanaan program MBG

“Rp268 triliun untuk sementara, angkanya itu dulu. Tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut, masih dihitung,” ucap Purbaya dikutip, Rabu 20 Mei 2026.

Baca juga: Prabowo Sampaikan Langsung KEM-PPKF RAPBN 2027, Purbaya: Ini Sejarah

Lebih lanjut, Purbaya meminta publik tidak terus menyalahkan program MBG di tengah evaluasi yang sedang dilakukan pemerintah.

Menurutnya, Presiden Prabowo tengah membenahi tata kelola serta pola belanja program agar lebih efektif dan efisien.

“Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang,” lanjutnya.

Ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap berbagai masukan terkait pelaksanaan program tersebut.

Evaluasi dilakukan agar MBG tetap berjalan optimal tanpa mengurangi tujuan utama, yakni menyediakan makanan bergizi bagi pelajar.

Baca juga: Purbaya Sebut APBN Defisit Rp164,4 Triliun hingga April 2026

“Jadi bukan imun terhadap masukan, cuma bapak kita itu, bapak presiden sedang menghitung bagaimana yang terbaik tanpa mengganggu efektivitas program itu," tandasnya.

x|close