Mine Raup Pendapatan Rp676,19 Miliar di Kuartal I 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 19:21
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi proyek Mine Ilustrasi proyek Mine

Ntvnews.id, Jakarta - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) atau STM, perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang pertambangan dan penggalian lainnya bukukan pendapatan usaha sebesar Rp676,19 miliar atau naik 18,1 persen pada kuartal I-2026 dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2025.

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh lini bisnis jasa penambangan yang mencatatkan pendapatan sebesar Rp608,13 miliar atau tumbuh 9,4 persen, dengan kontribusi sebesar 89,9 persen terhadap total pendapatan Perseroan selama periode berjalan. 

Direktur Utama PT Sinar Terang Mandiri Tbk, Ivo Wangarry menyebutkan pertumbuhan di awal tahun 2026 merupakan wujud komitmen Perseroan dalam menjaga kinerja operasional di tengah tantangan dan dinamika industri pertambangan.

"Di tengah kondisi industri yang dinamis, kami juga tetap fokus menjalankan strategi usaha secara disiplin dan terukur,” ucap Ivo dalam keterangan resminya, Selasa 2 Juni 2026.

Baca juga: Merdeka Gold Mulai Program Deep Drilling 3.600 Meter di Tambang Emas Pani

Dari sisi profitabilitas, STM mencatatkan laba komprehensif periode berjalan sebesar Rp61,63 miliar pada kuartal I-2026. 

Perseroan menilai capaian tersebut menunjukkan operasional perusahaan yang tetap terjaga seiring pelaksanaan proyek yang berjalan secara bertahap dan sesuai target kerja Perseroan.

"Ke depan, Perseroan akan terus fokus pada optimalisasi pelaksanaan proyek, efisiensi operasional, serta menjaga kualitas pekerjaan agar dapat mendukung kinerja usaha secara berkelanjutan,” tambah Ivo.

Selain jasa penambangan, STM juga mencatatkan peningkatan pada segmen jasa konstruksi dengan pendapatan sebesar Rp68,06 miliar pada kuartal I-2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Baca juga: Prabowo Evaluasi Izin Tambang Bermasalah di Kawasan Hutan, Bahlil Laporkan Penataan IUP

Kenaikan tersebut sejalan dengan aktivitas pekerjaan konstruksi yang berlanjut dari beberapa proyek operasional Perseroan.

“Perseroan akan terus berfokus pada pelaksanaan proyek yang optimal, pengelolaan operasional yang prudent, serta menjaga kualitas pekerjaan pada lini jasa penambangan maupun jasa konstruksi guna mendukung keberlangsungan kinerja usaha secara berkelanjutan,” tutup Ivo.

x|close