Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa 18 Agustus 2026.
Adapun Rupiah tercatat menguat 29 poin atau 0,16 persen ke level Rp17.798 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Baca juga: Rupiah Diprediksi Melemah Dekati Rp17.900 Pekan Depan
Baca juga: Rupiah Jelang Akhir Pekan Dibuka Menguat Tipis ke Rp17.873 per Dolar AS
Menurutnya, potensi pelemahan rupiah juga dipengaruhi kenaikan harga minyak mentah dunia setelah berakhirnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah eskalasi geopolitik di timteng dan kenaikan harga minyak mentah dunia setelah berakhirnya gencatan senjata AS-Iran," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Selasa 18 Agustus 2026.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diproyeksi akan bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.
Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist