Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan ini.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18.200 per dolar AS.
Ia memperkirakan rupiah masih berpotensi menghadapi tekanan pada awal pekan.
Pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026, rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp18.020-Rp18.070 per dolar AS.
"Untuk perdagangan senin, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp18.020-Rp18.070," ucap Ibrahim dalam kajiannya dikutip, Senin 19 Oktober 2026.
Baca juga: Rupiah Jebol Rp18 Ribu per Dolar AS, BI Terus Intervensi Pasar Jaga Stabilitas
Baca juga: Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Ambruk ke Rp18 Ribu
"Sedangkan perdagangan dalam sepekan direntang Rp17.850-Rp18.200," lanjutnya.
Sementara itu, pada perdagangan akhir pekan sebelumnya, Jumat, 16 Oktober 2026, rupiah ditutup melemah 89 poin ke level Rp18.027 per dolar AS.
Posisi tersebut turun dari penutupan sebelumnya di level Rp17.938 per dolar AS.
Dalam perdagangan Jumat itu, rupiah bahkan sempat melemah hingga 140 poin sebelum akhirnya ditutup di level Rp18.027 per dolar AS.
Arsip - Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). (Antara)