Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.074

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Okt 2026, 10:04
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist


Ntvnews.id
, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026.

Adapun Rupiah turun 14 poin atau 0,08 persen ke level Rp18.074 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp18.060 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan di tengah meningkatnya sentimen risk-off di pasar global.

Sentimen tersebut dipicu oleh kekhawatiran terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), eskalasi geopolitik di Timur Tengah, serta memburuknya kondisi fiskal di Prancis.

Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Perkasa ke Rp18.033

“Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya sentimen risk-off global oleh kekhawatiran AI, eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan memburuknya kondisi fiskal di Prancis,” ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Jumat 23 Oktober 2026.

Meski demikian, Lukman menilai pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar saham domestik.

Menurutnya apabila kondisi pasar ekuitas dalam negeri membaik, hal tersebut berpotensi memberikan dukungan terhadap mata uang Garuda.

"Rupiah umumnya masih akan dipengaruhi sentimen di pasar ekuitas domestik, yang apabila masih membaik akan bisa mendukung rupiah," lanjutnya.

Baca Juga: Bos BI Akui Isu MSCI Bikin Rupiah Tertekan Selama 2 Hari

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.900 hingga Rp18.100 per dolar AS.

x|close