Ntvnews.id, Jakarta - Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp831,55 miliar pada perdagangan saham Selasa, 3 November 2026.
Berdasarkan data perdagangan Stockbit, investor asing membukukan nilai pembelian (foreign buy) sebesar Rp1,61 triliun. Sementara itu, nilai penjualan (foreign sell) mencapai Rp2,44 triliun.
Dengan demikian, nilai penjualan investor asing lebih besar dibandingkan pembelian, sehingga terjadi aksi jual bersih sebesar Rp831,55 miliar di seluruh pasar (all market).
Baca juga: IHSG Selasa Pagi Menghijau, Dibuka Menguat ke Posisi 5.126
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga pukul 15.20 WIB terpantau melemah ke level 4.902 atau turun 194,38 poin setara 3,81 persen.
IHSG mencatatkan level tertinggi di 5.143 dan level terendah di 4.898. Sementara itu, level pembukaan indeks berada di 5.126.
Saham perbankan kompak mengalami koreksi, dipimpin oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Baca juga: IHSG Loyo di Awal November, Dibuka Melemah ke Level 5.038
BBRI turun 140 poin atau 4,96 persen ke level 2.680. Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 130 poin atau 3,51 persen ke 3.570.
Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 130 poin atau 2,61 persen ke 4.850.
Tekanan juga terjadi pada saham sektor pertambangan dan industri. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 8 poin atau 6,25 persen ke 120. Kemudian, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 90 poin atau 6,69 persen ke 1.255.
Seorang pekerja melihat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 28 Juni 2024. (ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/tom)