Ntvnews.id, Jakarta - Komisi VII DPR RI menggelar rapat kerja (raker) bersama Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026, guna membahas rencana program kerja Kementerian Perindustrian untuk tahun 2026.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyampaikan bahwa rapat kerja tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap kebijakan pemerintah. Termasuk kinerja, penggunaan anggaran, serta ruang lingkup tugas kementerian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
"Pada hari ini yang kita lakukan juga adalah melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah," kata Evita saat membuka rapat kerja tersebut.
Baca Juga: Menperin: 1.236 Perusahaan Industri Mulai Beroperasi Pada 2026, Serap 218 Ribu Tenaga Kerja
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita
Rapat kerja itu dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza bersama jajaran pejabat Kementerian Perindustrian lainnya. Evita menambahkan bahwa rapat telah memenuhi kuorum karena dihadiri oleh 26 anggota Komisi VII DPR RI yang mewakili seluruh fraksi partai politik.
Agenda rapat diawali dengan pembahasan evaluasi kinerja serta program yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi rencana program kerja Kementerian Perindustrian pada tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Evita juga menegaskan prinsip keterbukaan rapat DPR RI.
Baca Juga: Kemenperin: Ultrajaya Investasi Rp1,14 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin, 29 September 2025. (ANTARA)
"Setiap rapat DPR RI bersifat terbuka kecuali dinyatakan tertutup," kata Evita.
Sementara itu, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan sejumlah target yang ingin dicapai pada tahun 2026, di antaranya pertumbuhan industri pengolahan nonmigas (IPNM) sebesar 5,51 persen dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai 18,56 persen, serta peningkatan peran industri dalam ekspor nasional hingga 74,85 persen dari total ekspor nasional.
"Dari sisi ketenagakerjaan industri diharapkan dapat menyerap 14,68 persen dari total tenaga kerja nasional, dengan produktivitas tenaga kerja mencapai Rp126,2 juta per orang per tahun," kata Agus.
(Sumber: Antara)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menghadiri rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi. (Antara)