Bahlil: Indonesia Alihkan Sebagian Impor Minyak Mentah dari Timur Tengah ke AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 18:35
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah akan mengalihkan sebagian impor minyak mentah (crude) Indonesia dari kawasan Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah akan mengalihkan sebagian impor minyak mentah (crude) Indonesia dari kawasan Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS). (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah akan mengalihkan sebagian impor minyak mentah (crude) Indonesia dari kawasan Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS).

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, akibat meluasnya konflik antara AS, Israel, dan Iran.

“Skenarionya adalah sekarang ini untuk crude yang kami ambil dari Timur Tengah, sebagian kami alihkan untuk ambil di Amerika Serikat,” ucap Bahlil dalam konferensi pers, Selasa, 3 Maret 2026.

Bahlil mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait terkait rencana pengalihan impor minyak mentah dari Timur Tengah ke Amerika Serikat.

Baca juga: Kedutaan AS di Riyadh Luluh Lantak Usai Diserang Drone Iran, Layanan Ditutup

Ada pun pengalihan impor dari Timur Tengah ke AS guna menjamin kepastian ketersediaan minyak mentah di dalam negeri.

Bahlil merincikan porsi impor minyak mentah yang melewati Selat Hormuz sebesar 20–25 persen dari impor minyak mentah Indonesia secara keseluruhan.

“Secara keseluruhan impor kita untuk crude 20–25 persen lewat Selat Hormuz, selebihnya tidak dari sana,” lanjutnya.

Selebihnya berasal dari negara-negara lain, seperti Amerika Serikat, Brazil, serta negara-negara yang berasal dari Afrika seperti Angola.

Baca juga: AS Umumkan 6 Tentaranya Tewas dalam Serangan ke Iran

Sementara itu, untuk bahan bakar minyak (BBM) Indonesia tidak mengimpornya dari kawasan Timur Tengah.

Ia menyebut Indonesia mengimpor BBM dari negara-negara di luar kawasan Timur Tengah seperti Asia Tenggara.

“Untuk BBMnya itu kami ambil dari Singapura sama Malaysia dan kontrak kita sudah kontrak jangka panjang,” tandasnya.

x|close