Cara Hemat BBM Kendaraan: Hindari Pemanasan Mesin Terlalu Lama

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Apr 2026, 10:50
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Petugas SPBU Pertamina mengisi BBM pelanggan. (ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga) Ilustrasi - Petugas SPBU Pertamina mengisi BBM pelanggan. (ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, membagikan sejumlah tips bagi pengendara untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) agar lebih efisien.

Menurut Sony, penggunaan BBM yang sesuai dengan nilai oktan yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan menjadi faktor penting dalam menjaga efisiensi.

Dengan bahan bakar yang tepat, proses pembakaran di dalam mesin dapat berlangsung optimal sehingga tidak boros.

Ia juga mengingatkan agar pengendara tidak memanaskan mesin terlalu lama sebelum digunakan.

“Pemanasan berlebihan justru meningkatkan konsumsi BBM tanpa memberikan manfaat signifikan pada performa kendaraan modern,” ujarnya.

Baca Juga: Masyarakat Diimbau Bijak Isi BBM, Pemakaian Wajar sampai Tangki Penuh

Ilustrasi - Pengendara mengisi BBM di SPBU di Inggris. ANTARA/Anadolu/py. <b>(ANTARA)</b> Ilustrasi - Pengendara mengisi BBM di SPBU di Inggris. ANTARA/Anadolu/py. (ANTARA)

Selain itu, menjaga putaran mesin tetap rendah menjadi salah satu cara efektif menghemat BBM.

Untuk kendaraan manual, pengemudi disarankan melakukan perpindahan gigi pada kisaran maksimal 2.000 RPM.

Sementara itu, pengguna kendaraan otomatis dianjurkan untuk menghindari penggunaan fitur kickdown karena dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Sony menambahkan bahwa teknik berkendara yang halus juga berperan penting.

Pengendara sebaiknya mengurangi kebiasaan mengerem secara mendadak dan lebih memanfaatkan perlambatan alami kendaraan.

Baca Juga: Iran Klaim Pasokan BBM Aman di Tengah Serangan AS-Israel, Kok Bisa?

Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom. <b>(Antara)</b> Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU COCO Jalan Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2026). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom. (Antara)

Pola berkendara yang agresif seperti akselerasi dan deselerasi mendadak diketahui dapat membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menginjak pedal gas secara bertahap dan menghindari pola “stop and go” yang kasar. Dengan gaya berkendara yang stabil dan terkontrol, penggunaan BBM dapat ditekan secara signifikan.

Di tengah isu kenaikan harga BBM per 1 April 2026, pemerintah melalui Prasetyo Hadi memastikan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.

(Sumber: Antara)

x|close