Ntvnews.id, Los Angeles - Paramount Skydance pada Senin, 12 Januari 2026, mengajukan gugatan terhadap Warner Bros. Discovery (WBD) terkait kesepakatan perusahaan tersebut dengan Netflix. Langkah hukum ini menandai perkembangan terbaru dalam upaya Paramount Skydance untuk memperoleh kendali atas raksasa media dan hiburan Hollywood itu.
Gugatan yang diajukan ke pengadilan Delaware tersebut bertujuan mendorong WBD dan CEO David Zaslav untuk mengungkapkan informasi tambahan mengenai kesepakatan yang tengah difinalisasi antara WBD dan Netflix.
Sebelumnya, WBD menolak tawaran tender yang telah direvisi oleh Paramount Skydance pada pekan lalu. WBD menilai tawaran tersebut masih lebih rendah dibandingkan perjanjian merger dengan Netflix dalam sejumlah aspek penting.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu, 7 Januari 2026, perusahaan menyampaikan bahwa dewan direksi WBD secara bulat memutuskan tawaran tender Paramount Skydance, sebagaimana diubah pada 22 Desember 2025, bukan merupakan pilihan terbaik bagi perusahaan maupun para pemegang sahamnya.
Baca Juga: Donald Trump: Kesepakatan Netflix-Warner Bros Berpotensi Timbulkan Masalah
Chairman sekaligus CEO Paramount Skydance David Ellison pada Senin, 12 Januari 2026, mengirimkan surat kepada para pemegang saham WBD. Dalam surat tersebut, ia memaparkan langkah lanjutan yang akan diambil perusahaannya untuk menyampaikan tawaran tunai penuh yang lebih unggul dan sepenuhnya didanai sebesar 30 dolar AS per saham kepada pemegang saham WBD, dengan nilai tukar 1 dolar AS setara Rp16.853.
Paramount Skydance menegaskan perlunya pengungkapan informasi mendasar agar para pemegang saham WBD dapat mengambil keputusan secara tepat. Perusahaan itu juga menyatakan berniat mencalonkan direktur untuk pemilihan dalam Rapat Tahunan WBD 2026 serta menggalang penolakan terhadap persetujuan transaksi dengan Netflix.
Netflix, yang merupakan perusahaan layanan streaming terbesar di dunia berdasarkan jumlah pelanggan, mengejutkan industri hiburan Hollywood pada 5 Desember 2025 dengan mengumumkan kesepakatan senilai 82,7 miliar dolar AS untuk mengakuisisi WBD. Transaksi yang dilakukan dalam bentuk tunai dan saham tersebut menilai WBD sebesar 27,75 dolar AS per saham.
Baca Juga: Netflix Rilis Video Trailer Serial Can This Love Be Translated?
Menanggapi langkah itu, Paramount Skydance melancarkan tawaran agresif yang menempatkan rencana merger tersebut di tengah perdebatan nasional yang semakin luas. Paramount Skydance menyatakan akan menawarkan 30 dolar AS per saham untuk WBD dan menyebut proposal Netflix sebagai tawaran yang lebih rendah serta tidak pasti nilainya.
Berbeda dengan kesepakatan Netflix yang mencakup studio film dan layanan streaming WBD serta memisahkan divisi televisi kabelnya menjadi perusahaan publik baru, tawaran Paramount Skydance mencakup pengambilalihan Warner Bros. Discovery secara keseluruhan.
(Sumber: Antara)
Gugatan yang diajukan di pengadilan Delaware tersebut bertujuan untuk mendorong WBD dan CEO-nya, David Zaslav, mengungkap informasi tambahan terkait kesepakatan yang sedang difinalisasi antara perusahaan tersebut dengan Netflix. ANTARA/Xinhua. (Antara)