Mensos Tegaskan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan dan Sesuai Prosedur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mei 2026, 14:04
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memberikan keterangan pers terkait pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat yang sempat heboh melalui unggahan akun media sosial, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (6/4/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo Menteri Sosial Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memberikan keterangan pers terkait pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat yang sempat heboh melalui unggahan akun media sosial, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (6/4/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan proses pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) melalui APBN tahun anggaran 2025 dan 2026 telah dilakukan secara transparan dan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Tentu melalui prosedur yang telah ditetapkan. Mekanisme pengadaan. Penanggung jawabnya adalah PPK atau Pokja. Proses dilalui dan pemenangnya tentu yang paling murah dan memenuhi standar yang telah ditetapkan," kata Saifullah dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa penetapan harga telah melalui survei pasar dan konsultasi sebelum ditetapkan sebagai pagu anggaran. Pemenang tender dipilih berdasarkan penawaran harga paling kompetitif dengan tetap memenuhi spesifikasi teknis yang ditentukan.

Baca Juga: 97 Gedung Sekolah Rakyat Ditargetkan Beroperasi Juli 2026

Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait foto pembagian sepatu bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Itu pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat saat acara di Jawa Timur, bukan pengadaan dari Kemensos. Sepatunya dari Ibu Khofifah, itu sumbangan. Jadi jangan salah paham karena gambarnya keliru," tegasnya.

Saifullah menambahkan, setiap siswa Sekolah Rakyat memperoleh empat pasang sepatu, yakni sepatu harian (sneakers), sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), serta sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL). Seluruh produk tersebut merupakan hasil produksi dalam negeri sebagai bagian dari komitmen terhadap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Baca Juga: Mensos Tegaskan Pembangunan Sekolah Rakyat Bebas dari Korupsi dan Manipulasi

Berdasarkan data realisasi, harga sepatu PDL memiliki pagu Rp700.000 dengan nilai lelang Rp640.000. Sementara sepatu harian untuk jenjang SMP dan SMA terealisasi sebesar Rp300.000 dari pagu Rp500.000, dan untuk jenjang SD sebesar Rp250.000.

"Setiap siswa dapat empat pasang sepatu. Semuanya sudah include dengan kaos kakinya. Kami terbuka untuk diaudit dan dicek apakah sudah memenuhi standar atau belum. Ini adalah bentuk afirmasi kita terhadap produk dalam negeri," cetusnya.

(Sumber: Antara)

x|close