Ntvnews.id, Washington - Gedung Putih dijadwalkan mulai merilis dokumen terkait benda terbang tak dikenal atau UFO pada Jumat, 8 Mei 2026 waktu setempat. Langkah itu dilakukan beberapa bulan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan deklasifikasi sejumlah materi terkait fenomena tersebut.
Anggota Kongres dari Partai Republik, Tim Burchett mengatakan tahap awal dokumen yang dibuka ke publik akan mencakup sejumlah laporan dari pilot serta kemungkinan satu video.
"Besok akan mulai dirilis. Ada sejumlah laporan dari pilot dan mungkin satu video," kata Burchett dikutip dari The New York Post.
Burchett yang juga tergabung dalam kelompok kerja Komite Pengawasan DPR AS untuk deklasifikasi dokumen federal menyebut materi yang akan dipublikasikan diduga berkaitan dengan laporan pilot militer Amerika Serikat yang pernah mengalami pertemuan dengan benda terbang tak dikenal.
Meski demikian, tahap pertama publikasi itu belum mencakup 46 video UFO yang sebelumnya diminta Kongres agar dirilis oleh Departemen Pertahanan AS.
Ia menjelaskan dokumen-dokumen tersebut nantinya akan dibuka secara bertahap setiap pekan, berbeda dengan pola publikasi dokumen kasus pembunuhan Presiden John F. Kennedy maupun kasus Jeffrey Epstein yang sebelumnya dirilis dalam jumlah besar sekaligus.
Burchett mengungkapkan masih ada sejumlah legislator yang menolak rencana tersebut, namun ia optimistis Trump akan memenuhi komitmennya untuk membuka dokumen terkait UFO kepada publik.
"Transparansi tidak akan terjadi sekaligus, butuh waktu," ujarnya.
Sementara itu, pada Februari lalu, mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama sempat menyatakan dalam sebuah siniar bersama Brian Cohen bahwa dirinya percaya keberadaan alien mungkin saja ada, meski ia mengaku tidak pernah melihatnya secara langsung.
Obama juga menegaskan selama menjabat sebagai presiden, dirinya tidak menemukan bukti adanya kontak dengan makhluk luar angkasa.
Ilustrasi UFO. (Pixabay)