Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri tengah menyusun standar minimal perlengkapan yang wajib dimiliki personel saat menjalankan tugas di lapangan.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Slog Polri di Jakarta Timur, Selasa. Menurut Sigit, penyusunan standar tersebut dilakukan melalui konsep Minimal Essential Police Equipment (MEPE).
"Sebentar lagi saat ini kita juga sedang menyusun MEPE, bagaimana ini menjadi harapan bahwa kita memiliki standar terkait dengan Minimal Essential Police Equipment. Jadi, peralatan standar minimal yang harus kita miliki," katanya.
Kapolri menjelaskan standar perlengkapan itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan personel dalam menjalankan tugas kepolisian sesuai karakteristik dan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah.
"Sehingga kemudian pada saat Polri tampil dan turun, betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan semaksimal mungkin," ujarnya.
Baca Juga: Semua Pihak Diminta Tak Intervensi Kapolri dalam Penentuan Posisi Kapolda
Ia menambahkan, keberadaan standar perlengkapan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan bagi anggota saat bertugas.
Dalam kegiatan Rakernis tersebut, Kapolri juga meresmikan Slog Lab, fasilitas laboratorium yang digunakan untuk menguji kualitas seragam anggota agar sesuai dengan spesifikasi dan standar yang ditetapkan Polri.
Selain itu, Polri juga menyiapkan seragam khusus bagi personel yang bertugas di daerah rawan konflik. Seragam tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan, termasuk menghadapi serangan menggunakan anak panah.
Baca Juga: Kapolri Mutasi 9 Kapolda, Salah Satunya Kapolda Jawa Barat
"Agar bagaimana pada saat ada serangan, salah satunya di wilayah-wilayah yang sering terjadi konflik, yang sering menggunakan alat panah, tadi diperagakan, dan alhamdulillah dengan peralatan yang baru, anggota kita bisa terhindar dari potensi apabila ada serangan panah," ucapnya.
Kapolri juga meminta seluruh personel dibekali perlengkapan pengamanan diri untuk menghadapi berbagai potensi ancaman di lapangan, mulai dari serangan bom molotov hingga tembakan.
Dalam kesempatan itu, Polri turut membagikan sekitar 430 unit kendaraan operasional berupa mobil dan sepeda motor patroli bertenaga listrik, serta perlengkapan patroli untuk mendukung pengamanan di wilayah rawan konflik seperti Papua Tengah.
(Sumber: Antara)
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers saat acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Slog Polri, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani (Antara)