A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kebakaran Hebat di Tanjung Priok, 4 Lansia Ditemukan Tewas - Ntvnews.id

Kebakaran Hebat di Tanjung Priok, 4 Lansia Ditemukan Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 10:51
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi kebakaran (pixabay) Ilustrasi kebakaran (pixabay) (pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Empat lansia tewas dalam kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Agung Perkasa, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/5/2026) pagi. Peristiwa itu juga menyebabkan dua orang mengalami syok.

Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 05.05 WIB.

“Objek rumah tinggal. Korban jiwa empat orang, dua mengalami shock,” kata Gatot saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Empat korban meninggal masing-masing berinisial B (78), KB (77), PM (55), dan NP (50). Sementara dua korban selamat diketahui berinisial L (22) dan E (27).

Baca Juga: Terpancing Film Porno, Oknum Guru Ngaji di Surabaya Setubuhi 7 Santri Laki-Laki

Kebakaran pertama kali diketahui setelah warga melihat kepulan asap hitam dari lantai dua rumah sekitar pukul 04.00 WIB. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan setempat.

“Lalu sekuriti mendatangi lokasi untuk penanganan awal menggunakan APAR, namun tidak berhasil. Akhirnya, sekuriti mendatangi Pos Pemadam Sunter Podomoro untuk meminta bantuan penanganan,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Sebanyak 9 unit mobil pemadam dan 45 personel diterjunkan dalam proses penanganan kebakaran tersebut.

Sementara itu, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

x|close