Kesiapan Fasilitas Armuzna Lampaui 90 Persen Jelang Puncak Haji

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Mei 2026, 18:11
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Arsip - Petugas berjalan di kompleks tenda jamaah calon haji Indonesia jelang pelaksanaan wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi (26/5/2025). (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/Spt) Arsip - Petugas berjalan di kompleks tenda jamaah calon haji Indonesia jelang pelaksanaan wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi (26/5/2025). (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/Spt) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan kesiapan fasilitas untuk pelayanan puncak ibadah haji di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) saat ini telah melampaui angka 90 persen.

Pencapaian positif tersebut dipastikan setelah inspeksi yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heryawan bersama Inspektur Jenderal Kemenhaj, Dendi Suryadi di Markaz Syarikah Rakeen Mashariq. Peninjauan difokuskan pada pematangan manajemen alur pergerakan jamaah calon haji dan kesiapan fasilitas tenda.

"Kita harus memastikan bahwa setiap kapasitas tenda itu cukup untuk seluruh jamaah calon haji," ujar Ian.

Ian menekankan bahwa pemerintah berkomitmen dalam pemenuhan hak jamaah calon haji demi kelancaran puncak wukuf yang dijadwalkan pada 9 Dzulhijjah atau 26 Mei mendatang.

 

Guna menghindari penumpukan, pemetaan area tenda wukuf di Arafah telah dilakukan secara mendetail berdasarkan nama dan kelompok terbang (kloter). Selain itu, tim juga memverifikasi kesiapan armada transportasi bus taraddudi di kawasan Armuzna.

Bus taraddudi adalah bus shuttle atau wira-wiri yang digunakan dalam pelayanan jamaah calon haji Indonesia di Arab Saudi, terutama saat puncak haji di Masyair (Armuzna).

Menurut Ian, skema transportasi terus dimatangkan untuk memitigasi potensi kepadatan dan hambatan mobilitas jamaah calon haji, terutama saat pergeseran krusial dari Muzdalifah menuju Mina.

Dari sisi keamanan, Irjen Kemenhaj, Dendi Suryadi menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan petugas khusus yang telah dibekali pelatihan sejak di tanah air. Petugas akan disebar di titik-titik strategis guna memantau aktivitas jamaah calon haji yang keluar dari tenda di Arafah, seperti saat mengunjungi Jabal Rahmah.

"Jadi, tercatat semua dan sudah kita siapkan formnya, list-nya, dan disiapkan petugasnya dari sejak di tanah air," ujar Dendi.

Sebagai bentuk mitigasi yang komprehensif, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan pengecekan berulang hingga tiga kali dalam sepekan terakhir.

Langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan non-teknis siap memberikan layanan terbaik bagi jamaah calon haji.

Baca Juga:Jamaah Haji Diminta Waspadai heatstroke dan Dehidrasi Selama Ibadah

ANTARA

x|close