AS Tegaskan Kebijakan terhadap Taiwan Tidak Berubah Usai Pertemuan Trump-Xi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mei 2026, 20:30
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke China, di Gedung Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, Kamis (14/5/2026). /ANTARA/Xinhua/Ding Lin/aa. Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke China, di Gedung Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, Kamis (14/5/2026). /ANTARA/Xinhua/Ding Lin/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan kebijakan Washington terhadap Taiwan tidak berubah setelah kunjungan Presiden Donald Trump ke China dan pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping.

“Kebijakan AS mengenai isu Taiwan tetap tidak berubah hingga hari ini, termasuk setelah pertemuan yang kami lakukan hari ini. Mereka selalu mengangkat isu itu dari pihak mereka. Kami juga selalu menegaskan posisi kami, lalu melanjutkan pembahasan ke topik lainnya,” ujar Rubio kepada NBC News, dikutip Jumat, 15 Mei 2026.

Baca Juga: Trump Ungkap Xi Jinping Bakal Terus Beli Minyak Iran

Dalam pertemuan dengan Trump pada Kamis, 14 Mei 2026, Xi Jinping menyampaikan bahwa kesalahan penanganan isu Taiwan berpotensi memicu konflik antara China dan Amerika Serikat yang dapat memperburuk hubungan bilateral kedua negara secara serius.

Xi juga menegaskan kepada Trump bahwa kemerdekaan Taiwan tidak sejalan dengan upaya menjaga perdamaian di Selat Taiwan.

Baca Juga: Tingkah Elon Musk Jadi Sorotan saat Dampingi Trump Temui Xi Jinping

Taiwan telah diperintah secara terpisah dari China daratan sejak 1949. Pemerintah Beijing memandang pulau tersebut sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.

Sementara itu, Taiwan yang memiliki pemerintahan hasil pemilu sendiri menyatakan sebagai wilayah otonom, meski belum secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan.

China selama ini menolak segala bentuk hubungan resmi antara negara asing dengan Taipei dan menegaskan bahwa kedaulatan Beijing atas Taiwan tidak dapat diperdebatkan.

(Sumber: Antara)

x|close