PBB Sangat Prihatin atas Keselamatan Aktivis Global Sumud Flotilla yang Disergap Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mei 2026, 13:54
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Pewarta foto senior, Yogi Ardhi memegang foto Pewarta Foto Republika Thoudy Badai salah satu jurnalis yang diculik Israel dalam misi Global Sumud Flotilla saat mengikuti aksi solidaritas bagi WNI dan Jurnalis di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/agr Pewarta foto senior, Yogi Ardhi memegang foto Pewarta Foto Republika Thoudy Badai salah satu jurnalis yang diculik Israel dalam misi Global Sumud Flotilla saat mengikuti aksi solidaritas bagi WNI dan Jurnalis di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/agr (Antara)

Ntvnews.id, Hamilton, Kanada - Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap keselamatan para aktivis Global Sumud Flotilla setelah seluruh kapal dalam konvoi bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza disergap pasukan Zionis Israel.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengatakan pihaknya terus memantau situasi dan meminta agar seluruh aktivis yang berada di atas kapal mendapatkan perlindungan penuh.

"Kami sangat prihatin atas keselamatan semua orang di kapal. Mereka harus dilindungi, dan mereka harus dipastikan tetap aman," kata Dujarric dalam konferensi pers, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia juga menegaskan bahwa hukum internasional di wilayah laut lepas harus tetap dihormati oleh seluruh pihak.

"Hukum internasional di laut lepas harus dipatuhi," ujarnya.

Baca Juga: Global Sumud Flotilla Sebut Israel Masih Serang Armada Bantuan Menuju Gaza

Saat ditanya mengenai kemungkinan tindakan Israel dikategorikan sebagai pelanggaran hukum internasional, Dujarric menyebut pihaknya masih memerlukan peninjauan lebih lanjut terhadap situasi tersebut.

"Tetapi hal tersebut tampaknya tidak dilakukan dengan mengindahkan hukum internasional secara penuh," ucapnya.

Selain menyoroti keselamatan para aktivis flotilla, PBB kembali mendesak Israel agar tidak menghambat distribusi bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Baca Juga: Kemlu Konfirmasi Seluruh WNI Peserta Flotilla Gaza Ditangkap Israel

"Ingatlah bahwa cara terbaik menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza adalah melalui jalur resmi, dan supaya semakin banyak bantuan yang masuk, Israel harus menyingkirkan berbagai rintangan dan batasan yang ada, yang tak memungkinkan kami membawa masuk bantuan yang diperlukan," kata Dujarric.

PBB juga menyoroti kondisi kemanusiaan di Gaza yang semakin memburuk, termasuk kelangkaan suku cadang untuk generator listrik dan stasiun pompa, penumpukan sampah padat, hingga keterbatasan material pembangunan untuk pemulihan permukiman warga yang hancur akibat konflik berkepanjangan.

(Sumber: Antara)

x|close