Ntvnews.id, Istanbul - Wartawan asal Italia, Alessandro Mantovani, mengaku mengalami pemukulan dan pemborgolan oleh pasukan Israel setelah kapal yang ditumpanginya dicegat saat menjalankan misi kemanusiaan Armada Global Sumud menuju Jalur Gaza.
Mantovani, yang merupakan jurnalis harian Fatto Quotidiano sekaligus anggota parlemen dari partai Gerakan Bintang Lima (M5S) Dario Carotenuto, telah kembali ke Bandara Roma menggunakan penerbangan komersial dari Athena.
“Saya dipukuli, Dario Carotenuto dipukuli, dan yang lain dipukuli lebih parah daripada kami. Saya melihat orang-orang yang diduga mengalami patah tulang di lengan dan tulang rusuk mereka,” kata Mantovani kepada Fatto Quotidiano, Kamis, 21 Mei 2026.
Baca Juga: Presiden Korsel Ancam Tangkap Netanyahu usai Israel Tahan Relawan Bantuan Gaza
Ia menjelaskan bahwa operasi pemeriksaan kapal kali ini berlangsung jauh lebih keras dibandingkan insiden-insiden sebelumnya.
Mantovani mengatakan dirinya bersama Carotenuto diborgol dan dirantai pada bagian pergelangan kaki setelah ditahan di dalam sel sebelum dipindahkan ke Bandara Ben Gurion.
“Mereka mengambil celana saya, yang berisi dompet saya, dan tidak pernah mengembalikannya. Kemudian kami dipukuli, saya juga melihat perempuan dipukul. Ini terjadi karena Israel dilindungi oleh pemerintah separuh Eropa, termasuk pemerintah kita sendiri,” ujar Mantovani.
Ia juga menuturkan bahwa pasukan Israel sempat melepaskan dua kali tembakan saat proses penggeledahan berlangsung, “dengan beberapa jenis peluru.”
Baca Juga: Aktivis Global Sumud Flotilla Tertembak Peluru Karet saat Misi Bantuan ke Gaza
Sebelumnya, Armada bantuan kemanusiaan Global Sumud pada Selasa, 19 Mei 2026, menyampaikan bahwa seluruh 50 kapal dalam konvoi mereka telah dicegat oleh pasukan Israel.
Konvoi bantuan tersebut membawa 428 orang dari 44 negara dan berangkat pada pekan lalu dari Distrik Marmaris, Turki, sebagai bagian dari upaya terbaru untuk menembus blokade Israel di Jalur Gaza yang telah diberlakukan sejak 2007.
(Sumber: Antara)
Arsip - Kapal-kapal Global Sumud Flotilla, yang mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, berangkat dari marina di Augusta di pulau Sisilia, Italia, 26 April 2026. (ANTARA/Bar?? Seçkin/Anadolu Agency/pri.) (ANTARA/Bar?? Seçkin/Anadolu Agency/pri.) (Antara)