Pengakuan WNI Peserta Misi Kemanusiaan GSF: Ditonjok, Disetrum hingga Ditendang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Mei 2026, 11:36
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
WNI yang Sempat Diculik Israel WNI yang Sempat Diculik Israel (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) kini telah dibebaskan dan berada di Istanbul, Turki. Setibanya di sana, mereka langsung ditemui oleh Maimon Herawati, salah satu Komite Pengarah GSF sekaligus Ketua Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Dalam pertemuan tersebut, Maimon merekam kondisi para WNI yang baru dibebaskan. Sejumlah relawan mengungkap perlakuan yang mereka alami selama penahanan, termasuk dugaan tindakan kekerasan dan penyiksaan. Maimon kemudian menanyakan kondisi salah satu relawan Indonesia bernama Hendro.

"Hendro diapain?," kata Maimon, dalam rekaman video yang diterima, Jumat (22/5).

Hendro lalu menjelaskan perlakuan yang dialaminya.

Baca Juga: Wartawan Italia Mengaku Dipukuli Pasukan Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

"Saya ditonjok, disetrum dua kali, ditendang dua kali, di bahu sekali, lengkap," kata WNI yang dipanggil Hendro itu.

Maimon kembali bertanya mengenai kondisi relawan lain.

"Kalau Asad?," tanyanya.

"Ditonjok, diinjak," jawab pria dalam video tersebut.

Selain pengakuan dari para WNI, Maimon juga mengungkap bahwa sejumlah relawan lain dalam misi kemanusiaan tersebut mengalami kondisi yang lebih serius. Menurut dia, kekerasan yang dialami para relawan tidak hanya terjadi pada peserta asal Indonesia.

Baca Juga: Kolektor Berebut BMW M3 E92 Super Langka, Harga Tembus Setara Ferrari

"Ada berbagai macam penyiksaan yang dilakukan, dan ini bisa disebut sebagai situasi yang ringan. Karena di antara relawan, ada yang dibawa dengan stretcher, ada yang harus mendapat operasi, ada yang patah kaki dan tangan, dan saya dengar juga ada kasus-kasus yang lebih buruk lagi," jelas Maimon.

Saat ini, sembilan WNI tersebut telah mendapatkan pendampingan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul. Pemerintah Indonesia juga memastikan proses pemulangan mereka terus dikawal hingga seluruhnya kembali ke Tanah Air.

"Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke Tanah Air dengan selamat,” ucap Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam keterangan terbarunya.

x|close