Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di media sosial Facebook beredar dengan klaim bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dilarikan ke rumah sakit dan mengalami koma pada 20 Mei 2026. Unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang memperlihatkan Dedi Mulyadi terbaring di ranjang rumah sakit dengan peralatan medis.
Narasi dalam unggahan itu berbunyi, “Bantu Do'anya.. aminn Inalillahiiiiii d3dy mulyadi dilarikan kervmah s4kit hingga kom…” Namun, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang valid dan tidak berasal dari sumber resmi maupun media kredibel.
Unggahan yang menarasikan Dedi Mulyadi masuk rumah sakit dan koma pada 20 Mei 2026. Faktanya, foto tersebut merupakan foto lama pada 26 Januari 2022 saat ia menjalani operasi iritasi pada pita suara akibat terlalu banyak berbicara dalam kegiatan sehari-hari. (Facebook) (Antara)
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi atau pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Dedi Mulyadi mengalami kondisi koma pada tanggal tersebut. Foto yang digunakan dalam unggahan itu juga merupakan dokumentasi lama.
Baca Juga: Cek Fakta: Menkeu Purbaya Mempersilakan Investor Cari Negara Lain
Gambar tersebut berasal dari unggahan kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada 26 Januari 2022. Dalam video itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa dirinya menjalani operasi ringan pada pita suara akibat aktivitas berbicara yang cukup padat.
Dalam keterangannya, ia menyebut kondisi kesehatannya tetap baik setelah tindakan medis dilakukan.
“Kami enggak sakit. Kami sehat. Tapi akan diambil tindakan agar lebih sehat lagi,” ujar Dedi.
Baca Juga: Cek Fakta: Kemenag Disebut Membolehkan Korupsi Sesuai Prosedur, Benarkah?
Selain itu, hingga saat ini Dedi Mulyadi masih aktif membagikan aktivitasnya melalui akun media sosial resminya, termasuk pada 20 Mei 2026, yang menunjukkan bahwa ia tetap menjalankan kegiatan seperti biasa.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Dedi Mulyadi masuk rumah sakit dan mengalami koma pada 20 Mei 2026 dipastikan tidak benar atau hoaks.
(Sumber: Antara)
Arsip - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. (ANTARA/Ricky Prayoga) (Antara)