Korban Tewas Serangan Israel di Lebanon Bertambah Jadi 3.269 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 12:25
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kerusakan parah akibat serangan udara Israel terhadap pusat kesehatan milik Otoritas Kesehatan Islam (Hayaa) di daerah Al-Mashouk dekat kota Tyre di selatan Lebanon, Rabu (20/5/2026). ANTARA/Anadolu/am. Kerusakan parah akibat serangan udara Israel terhadap pusat kesehatan milik Otoritas Kesehatan Islam (Hayaa) di daerah Al-Mashouk dekat kota Tyre di selatan Lebanon, Rabu (20/5/2026). ANTARA/Anadolu/am. (Antara)

Ntvnews.id, Beirut - Serangan militer Israel di wilayah Lebanon kembali menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sebanyak 56 orang tewas dan 103 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir akibat serangan yang terus berlangsung di sejumlah wilayah negara tersebut.

Dalam laporan terbaru yang dirilis Rabu, 27 Mei 2026, Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut total korban tewas sejak 2 Maret telah mencapai 3.269 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 9.840 orang. Sehari sebelumnya, otoritas kesehatan setempat mencatat 3.213 warga sipil meninggal dunia dan 9.737 lainnya terluka akibat agresi Israel.

"Pada 27 Mei, jumlah korban tewas akibat agresi Israel mencapai 3.269 orang, dengan 9.840 lainnya terluka," kata Kementerian Kesehatan Lebanon.

Baca Juga: Israel Klaim Tewaskan Komandan Baru Sayap Militer Hamas

Sumber militer Lebanon kepada RIA Novosti mengungkapkan bahwa pesawat tempur Israel menggempur sedikitnya 47 kota dan desa di wilayah selatan dan timur Lebanon pada Rabu. Serangan disebut berfokus pada kota-kota besar seperti Nabatieh dan Tyre serta beberapa kawasan di Lembah Bekaa.

Situasi keamanan di kawasan tersebut terus memburuk meski sebelumnya telah diumumkan kesepakatan gencatan senjata. Pada 16 April lalu, Lebanon dan Israel menggelar pembicaraan langsung tingkat duta besar di Washington yang dimediasi Amerika Serikat. Usai pertemuan itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan kedua pihak telah mencapai kesepakatan penghentian konflik.

Baca Juga: AS dan Israel Gempur Kapal Iran Dekat Selat Hormuz

Namun demikian, serangan Israel ke wilayah Lebanon selatan dilaporkan masih terus berlangsung hampir setiap hari, termasuk pengendalian tembakan di sejumlah wilayah perbatasan. Sebagai respons terhadap situasi tersebut, kelompok Hizbullah Lebanon juga terus melakukan operasi tempur terhadap pasukan Israel.

(Sumber: Antara)

x|close