Iran Janjikan Kemudahan Akses bagi Kapal Jepang yang Lintasi Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 06:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Sebuah kapal menunggu untuk melewati Selat Hormuz. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri. Ilustrasi - Sebuah kapal menunggu untuk melewati Selat Hormuz. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan komitmennya untuk memberikan kemudahan bagi kapal-kapal Jepang yang melintas di Selat Hormuz. Pernyataan tersebut disampaikan saat melakukan percakapan melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.

"Kami akan mencoba menyediakan jalur yang lancar dan mudah bagi kapal-kapal Jepang," kata Pezeshkian kepada Takaichi, sebagaimana disampaikan kantor kepresidenan Iran dan dikutip dari AFP, Selasa, 2 Juni 2026.

Meski demikian, pihak Iran tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik rencana pemberian kemudahan tersebut kepada kapal-kapal Jepang yang melintasi jalur pelayaran strategis tersebut.

Pernyataan itu muncul di tengah kebijakan Iran yang selama ini dikenal menerapkan pengawasan ketat terhadap lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz. Teheran bahkan beberapa kali dilaporkan melakukan pencegatan terhadap kapal berbendera Amerika Serikat (AS) maupun negara-negara sekutunya yang melintas di kawasan tersebut.

Selat Hormuz hingga kini tetap menjadi salah satu titik paling sensitif dalam dinamika geopolitik Timur Tengah. Jalur laut itu memiliki posisi strategis karena menjadi rute distribusi sekitar seperlima pasokan minyak dunia, sehingga kerap menjadi sumber ketegangan dalam konflik antara Iran di satu sisi serta AS dan Israel di sisi lain.

Baca Juga: IRGC Klaim Paksa Kapal Tanker AS Mundur dari Dekat Selat Hormuz

Insiden saling cegat kapal juga beberapa kali terjadi sejak meningkatnya konflik antara Iran dan kubu AS-Israel. Washington, misalnya, dilaporkan pernah beberapa kali menghentikan kapal tanker minyak mentah yang dituding menuju pelabuhan-pelabuhan Iran.

Di sisi lain, ketegangan terbaru terjadi setelah militer Iran dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke arah empat kapal yang berlayar di Selat Hormuz. Insiden tersebut terjadi tidak lama setelah Iran menerima serangan dari militer AS pada Kamis (28/5) dini hari waktu setempat.

Mengutip laporan CNN, empat kapal yang berupaya melintasi Selat Hormuz disebut ditembaki oleh militer Iran dan akhirnya dipaksa berbalik arah. Informasi tersebut berasal dari media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran.

"Empat kapal mencoba melewati Selat Hormuz dan memasuki Teluk Persia tanpa berkoordinasi dengan pasukan keamanan yang bertanggung jawab atas selat tersebut. Mereka diperingatkan, dan setelah mengabaikan peringatan tersebut, tembakan peringatan dilepaskan ke arah mereka, memaksa mereka untuk berbalik arah," menurut laporan tersebut.

Langkah Iran yang menjanjikan kemudahan bagi kapal-kapal Jepang pun menjadi sorotan, mengingat Selat Hormuz selama ini berada dalam pengawasan ketat dan kerap menjadi arena ketegangan militer maupun diplomatik di kawasan Timur Tengah. Kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi sinyal upaya Iran menjaga hubungan baik dengan Jepang di tengah situasi keamanan regional yang masih bergejolak.

x|close