Menkes Dukung 4 Langkah BGN dalam Penataan Ulang Program MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jun 2026, 20:21
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) dalam pertemuan dengan jajaran pemimpin baru Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Selasa (9/6/2026). ANTARA/HO - BGN Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) dalam pertemuan dengan jajaran pemimpin baru Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Selasa (9/6/2026). ANTARA/HO - BGN (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan dukungannya terhadap empat langkah yang diambil Badan Gizi Nasional (BGN) dalam upaya menata ulang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dukungan tersebut termasuk kesiapan Kementerian Kesehatan dalam menyiapkan tenaga ahli di bidang kesehatan dan gizi anak.

Empat langkah yang dimaksud mencakup penajaman kembali atau refocusing penerima manfaat, penghentian sementara (moratorium) pembangunan dapur baru, perbaikan dapur yang sudah beroperasi, serta penyusunan skema baru pelaksanaan MBG khusus di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik, silakan Ibu yang memutuskan,” kata Menteri Budi Gunadi Sadikin dalam rapat bersama BGN di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Baca Juga: BGN Siapkan Dewan Pengarah Berisi Pakar Gizi dan Dokter Anak

Budi juga menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat sinergi melalui penyediaan konsep, data, serta detail teknis program agar pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih optimal. Ia turut mengapresiasi berbagai kebijakan yang telah dirumuskan oleh pimpinan baru BGN.

Sementara itu, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan Kemenkes terutama dalam penyesuaian sasaran penerima manfaat program MBG. Ke depan, fokus utama program tersebut diarahkan kepada Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (3B), yang dinilai masih berada dalam ranah Kemenkes.

Nanik juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Menteri Kesehatan beserta jajarannya terhadap langkah-langkah yang dijalankan BGN. Ia berharap kerja sama lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat demi mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045.

“Ke depan, Insyaa Allah, kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin erat, dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” ujarnya.

Baca Juga: Tangis Nanik Usai Dilantik Jadi Kepala BGN oleh Prabowo di Istana Negara

Dalam kesempatan yang sama, Nanik turut memperkenalkan dua Wakil Kepala BGN yang baru, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. Ia menekankan bahwa kehadiran keduanya akan memperkuat tata kelola lembaga.

“Saya merasa senang karena didampingi seorang auditor keuangan yang berpengalaman 36 tahun, dan seorang jenderal yang akan mengawal saya,” kata Nanik.

Nanik juga menegaskan bahwa kepemimpinan di BGN kini bersifat kolektif kolegial, sehingga setiap keputusan akan diambil bersama para pimpinan.

“Saya hanya sebagai ‘ketua kelas’ saja. Semua akan kami putuskan bersama,” katanya.

(Sumber: Antara)

x|close