Prabowo Bantah Isu Pengusiran Investor Asing

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 20:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Lampung - Presiden Prabowo Subianto menepis anggapan bahwa pemerintahannya tidak ramah terhadap investasi asing atau berencana mengusir investor luar negeri dari Indonesia.

"Ada yang mengatakan Prabowo tidak suka dan nanti akan mengusir investor-investor asing, ternyata tidak seperti itu. Saya ketemu banyak investor-investor yang akan masuk," kata Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang mengenai arah kebijakan investasi pemerintah di bawah kepemimpinannya.

Prabowo menegaskan komunikasi dengan kalangan pelaku usaha internasional terus berlangsung secara intensif. Menurutnya, minat investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia masih tinggi di berbagai sektor strategis.

Meski demikian, Presiden menekankan bahwa seluruh investasi yang masuk harus mematuhi aturan dan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Ia menilai kepastian hukum menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.

Pemerintah, lanjut Prabowo, berkomitmen untuk menertibkan praktik-praktik usaha yang tidak sesuai aturan serta memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kegiatan ekonominya secara transparan dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya

Menurut Prabowo, masih terdapat pihak-pihak yang lebih menyukai kondisi tanpa kepastian hukum karena dapat menjalankan usaha secara bebas tanpa pengawasan yang memadai. Kondisi tersebut, tegasnya, tidak akan dibiarkan dan akan ditindak melalui mekanisme penegakan hukum yang berlaku.

Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga keseimbangan antara menarik investasi dan melindungi kepentingan nasional. Setiap kerja sama investasi, katanya, harus memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia tanpa mengabaikan hubungan baik dengan negara-negara mitra.

Kehadiran Prabowo dalam Munas XVIII HIPMI di Bandar Lampung merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung. Sebelumnya, Presiden meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat.

Melalui forum pengusaha muda tersebut, Prabowo kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

x|close