Pemukim Israel Bakar dan Rusak Dua Masjid di Tepi Barat Palesrina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Jun 2026, 05:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Terbakar Api Terbakar Api (Istimewa)

Ntvnews.id, Tepi Barat - Sejumlah pemukim Israel dilaporkan membakar masjid serta melakukan aksi vandalisme di dua desa di wilayah Tepi Barat. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas masjid.

Dilansir dari AFP, Kamis, 18 Juni 2026, insiden itu terjadi di tengah meningkatnya serangan yang menargetkan komunitas Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel sejak pecahnya perang Gaza pada 2023.

Kepala Desa Jijiliya di utara Ramallah, Osama Abdullah, mengatakan bahwa "para pemukim membakar ruang wudhu, menyebabkan kerusakan pada masjid utama desa, dan menulis slogan-slogan permusuhan di dinding luar".

Jurnalis AFP yang meninjau lokasi masjid yang terbakar mendapati bagian langit-langit, dinding, dan lantai menghitam akibat paparan api dan asap.

Selain itu, sejumlah grafiti berbahasa Ibrani ditemukan di area masjid. Beberapa tulisan tersebut berbunyi "balas dendam" dan "Hai, dari The Hilltop Youth".

Baca Juga: VIDEO: Bus Jurusan Palembang-Jawa Terbakar Hebat di Jalur Tol Bakauheni

The Hilltop Youth dikenal sebagai kelompok warga Israel di Tepi Barat yang kerap dituding melakukan aksi kekerasan terhadap warga Palestina dengan tujuan mengusir mereka dari wilayah yang ingin dikuasai.

Militer Israel membenarkan adanya insiden pembakaran dan coretan grafiti di masjid-masjid tersebut. Namun, pihak militer belum mengungkap identitas pelaku.

"Pasukan menggeledah area tersebut untuk mencari tersangka dan menemukan dua masjid yang terbakar, serta grafiti di dinding. Para tersangka telah melarikan diri sebelum kedatangan pasukan," kata pernyataan itu.

Menurut Abdullah, para pemukim tiba antara pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari dengan tujuan membakar masjid. Namun karena pintu masjid terkunci, mereka kemudian membakar ruangan wudhu yang berada di lantai bawah bangunan.

Ia menambahkan bahwa api berhasil dipadamkan oleh tim pertahanan sipil Palestina bersama para pemuda dari desa dan kawasan sekitar.

Serangan serupa juga terjadi di desa tetangga, Mazari an-Nubani. Kepala dewan desa, Saad Dagher, mengatakan kepada AFP bahwa para pemukim mencoba membakar salah satu dari tiga masjid di desa tersebut pada malam hari.

Menurut Dagher, para pelaku melempar bom molotov ke arah masjid sekitar pukul 03.00 dini hari sebelum melarikan diri. Warga setempat kemudian bergerak cepat untuk memadamkan kobaran api.

Menanggapi kejadian tersebut, Kementerian Urusan Agama Palestina mengecam tindakan yang disebutnya sebagai "agresi berbahaya" dan mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah serta melakukan intervensi.

x|close