Menkes Budi Turun Tangan Siapkan Operasi Wajah Wanita yang Disekap Kekasih 3 Tahun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jun 2026, 15:02
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (tengah) memberikan keterangan pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2026 Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (tengah) memberikan keterangan pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepastian mengenai penanganan medis bagi YTR, perempuan yang diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan oleh pacarnya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Ia menegaskan bahwa korban akan mendapatkan perawatan intensif, termasuk tindakan operasi rekonstruksi pada bagian wajah.

Saat memberikan keterangan di wilayah Jakarta Selatan, Menkes membeberkan komitmennya untuk mengawal kesembuhan korban.

"Kami akan merawat sampai rekonstruksi karena ini kan terjadi juga wajahnya harus direkonstruksi," kata Budi saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2026.

Saat ini, YTR sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Budi Gunadi menjamin bahwa seluruh proses pemulihan korban di rumah sakit tersebut akan diberikan secara optimal.

Baca Juga:DPR Bakal Panggil Polisi soal Wanita Disekap Pacar sampai Cacat

"Kami berjanji akan merawat sebaik mungkin yang bersangkutan di Rumah Sakit Hasan Sadikin," ucapnya.

Tak hanya sektor kesehatan, Menkes mengungkapkan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara kolaboratif lintas instansi. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) beserta pemerintah daerah setempat turut andil dalam memberikan pendampingan.

"Untuk masalah ekonominya itu ditangani oleh pemerintah daerah, untuk masalah sosialnya itu ditangani oleh Kementerian PPPA, dan kami bertiga sudah berkoordinasi," ucap Budi.

Di sisi lain, aparat kepolisian dari Polda Jawa Barat kini tengah bergerak cepat memburu terduga pelaku berinisial TH. Pria tersebut diduga kuat telah menyekap sekaligus menganiaya YTR selama kurun waktu tiga tahun.

Baca Juga:Pemuda di Bandung Diculik, Disekap hingga Dianiaya Gegara Gadaikan Motor Pinjaman

Kombes Pol. Rumi Untari selaku Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polda Jabar membeberkan bahwa pengejaran terhadap pelaku masih terus berjalan karena yang bersangkutan belum berhasil ditangkap. Guna mengusut tuntas perkara ini, tim penyidik juga terus memperdalam bukti-bukti serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi terkait.

Tragedi memilukan ini awalnya terbongkar ketika pihak keluarga mendapatkan pesan WhatsApp dari nomor asing. Pesan misterius tersebut mengabarkan bahwa YTR sedang berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS Bandung.

Mendapat informasi tersebut, keluarga segera bergegas menuju rumah sakit. Mereka mendapati kondisi korban yang sangat memprihatinkan akibat menderita luka berat di area kepala, wajah, dan kaki, serta luka ringan pada bagian tangannya. Sebelum peristiwa ini terkuak, pihak keluarga mengaku telah kehilangan kontak dan tidak mengetahui keberadaan korban selama sekitar tiga tahun terakhir.

(Sumber: ANTARA)

x|close