A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Bappenas dan Bakom RI Perkuat Komunikasi Pembangunan Berbasis Data - Ntvnews.id

Bappenas dan Bakom RI Perkuat Komunikasi Pembangunan Berbasis Data

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jun 2026, 22:45
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Dari kanan ke kiri: Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala Bakom RI Muhammad Qodari, dan Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026. Dari kanan ke kiri: Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala Bakom RI Muhammad Qodari, dan Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia memperkuat kerja sama dalam komunikasi pembangunan. Fokusnya pada penyampaian informasi yang lebih adaptif, berbasis data, dan sesuai dengan perubahan kebutuhan masyarakat serta perkembangan media.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa perubahan teknologi dan media menuntut pemerintah untuk terus menyesuaikan cara berkomunikasi. Namun, tujuan utama tetap tidak berubah, yaitu pemenuhan aspirasi masyarakat.

"Yang paling penting adalah tantangan berubah karena teknologi berubah, media berubah, dan harapan masyarakat juga berubah. Tetapi yang tidak berubah adalah masyarakat selalu ingin aspirasinya dipenuhi. Dan kewajiban pemerintah adalah memenuhi aspirasi masyarakat," kata Rachmat dalam keterangannya, Kamis, 25 Juni 2026.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari

menjelaskan bahwa lembaganya memiliki tugas mengoordinasikan komunikasi kebijakan dan program prioritas pemerintah. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang dilakukan secara aktif agar ruang informasi publik tidak didominasi oleh informasi yang tidak lengkap atau spekulatif.

Baca Juga: Baznas, Bappenas, dan BPS Perkuat Sinergi, Targetkan Optimalisasi Zakat Nasional Rp327 Triliun

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menyoroti bahwa tantangan komunikasi pemerintah saat ini tidak hanya soal penyampaian informasi. Tantangan lain adalah membangun kepercayaan publik melalui cara komunikasi yang jelas dan berbasis data.

Ia menilai kementerian dan lembaga perlu lebih terbuka dalam menjelaskan kebijakan, termasuk aspek teknis pembangunan, tanpa sikap defensif.

Baca Juga: Bappenas Rekomendasi Keanggotaan Penyelenggara Pemilu Jadi 9 Orang

“Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang mampu membangun trust. Kementerian dan lembaga perlu lebih aktif menyampaikan aspek teknis pembangunan secara jelas serta memberikan konteks yang memadai kepada publik,” ujarnya.

Bappenas menegaskan kembali bahwa komunikasi menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan pemerintah dapat dipahami masyarakat secara utuh. Sinergi dengan Bakom RI diharapkan dapat memperkuat komunikasi pembangunan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional.

(Sumber: Antara)

x|close