Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Kasus Kematian Bocah di Lubang Proyek Tebet

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jun 2026, 14:40
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Petugas melakukan evakuasi seorang bocah inisial I (4) yang terjebak empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu, 29 Juni 2026. Petugas melakukan evakuasi seorang bocah inisial I (4) yang terjebak empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu, 29 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian masih menyelidiki insiden meninggalnya seorang bocah berinisial I (4) yang terjebak selama sekitar empat jam di lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Aparat kini mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Tebet AKP Ischak mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung dengan memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menghimpun berbagai keterangan terkait kejadian itu.

"Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan keterangan dan barang bukti, serta mendalami ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Ischak kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Menurut Ischak, laporan mengenai kejadian tersebut diterima polisi pada Sabtu, 27 JUni 2026 sekitar pukul 23.40 WIB. Berdasarkan informasi awal, korban diduga terjatuh ke dalam lubang proyek ketika sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kematian Dua WNA di Apartemen Cengkareng, Satu Korban Masih Kritis

"Korban diketahui sebelumnya sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi proyek, kemudian terjatuh ke dalam lubang pondasi dengan kedalaman sekitar 3,5-4 meter," ucapnya.

Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan upaya penyelamatan. Evakuasi pada awalnya dilakukan secara manual dengan mengerahkan personel yang memiliki postur tubuh kecil agar dapat masuk ke area lubang.

Namun, kondisi lubang yang sempit membuat proses tersebut tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Polisi kemudian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, Puskesmas, RSUD Tebet, serta mendatangkan alat berat guna membantu proses evakuasi.

"Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.55 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSCM untuk penanganan medis," ucapnya.

Baca Juga: Bocah 4 Tahun Tewas Usai Terperosok ke Lubang Proyek Tebet Jaksel Selama 4 Jam

Meski sempat dievakuasi dalam keadaan hidup, korban akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit. Pihak keluarga juga memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

"Terkait penyebab meninggalnya korban, kami belum dapat menyampaikan karena hal tersebut merupakan kewenangan tim medis. Selain itu, pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban," ucapnya.

Sebelumnya, bocah berusia empat tahun tersebut dilaporkan terjebak di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet. Setelah proses penyelamatan yang berlangsung sekitar empat jam, korban berhasil dikeluarkan dari lubang, namun nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan menuju rumah sakit.

(Sumber: Antara)

x|close