Pramono Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Bocah yang Terperosok ke Lubang Proyek Tebet

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jun 2026, 17:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemadam Kebakaran melakukan evakuasi seorang bocah inisial I (4) yang terjebak empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet Pemadam Kebakaran melakukan evakuasi seorang bocah inisial I (4) yang terjebak empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang bocah berusia tiga tahun yang terperosok ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Pramono menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung bergerak memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban sejak insiden tersebut terjadi. Seluruh kebutuhan, termasuk proses penanganan hingga pemakaman, telah ditanggung oleh pemerintah daerah.

"Dan tentunya Pemerintah DKI Jakarta merasa berduka dan kehilangan. Dan sekaligus saya pada waktu malam itu juga sudah memerintahkan untuk memberikan support sepenuhnya kepada keluarga termasuk macam-macamnya, sudah ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta," katanya di Jakarta Barat, Senin, 29 Juni 2026.

Ia juga menegaskan bahwa pihak keluarga memiliki hak untuk menempuh jalur hukum apabila menginginkan proses tersebut.

Baca Juga: Bocah 4 Tahun Tewas Usai Terperosok ke Lubang Proyek Tebet Jaksel Selama 4 Jam

Pramono Anung <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

"Kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan karena memang kejadian itu betul-betul di luar dugaan atau yang apa, anak kecil umur 3 tahun tengah malam masuk ke ruang gelap gulita kemudian jatuh ke dalam," katanya.

Pramono mengungkapkan bahwa sejak awal kejadian dirinya telah menginstruksikan jajaran pemerintah wilayah, mulai dari camat hingga lurah, untuk mendampingi keluarga korban hingga proses pemakaman selesai.

Berdasarkan penjelasan Pramono, korban yang masih berusia tiga tahun saat itu sedang menemani ibunya berjualan teh di kawasan Manggarai pada Jumat malam sekitar pukul 23.50 WIB.

Saat ibunya berjualan, korban diduga bermain hingga masuk ke area proyek pembangunan taman yang sebenarnya sudah ditutup. Di dalam lokasi tersebut terdapat lubang pengecoran yang menjadi bagian dari pembangunan lapangan multifungsi.

Tanpa disadari, korban terjatuh ke dalam lubang tersebut dan baru berhasil dievakuasi beberapa jam kemudian oleh petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

"Memang itu adalah proyeknya yang diinisiasi oleh pemerintah DKI Jakarta untuk pertamanan," ungkap Pramono.

TERKINI

Istri Netanyahu Suka Teriak-teriak hingga Hina ART

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:20 WIB

Kemenlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M 7,4

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:19 WIB

Calon Senator Muslim AS Sindir Trump

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:18 WIB

Hujan Deras Berhari-hari di Filipina, 16 Orang Tewas

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:10 WIB

Israel Tutup Desa Kristen di Tepi Barat Palestina

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 09:05 WIB

Prabowo Bakal Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang 27 Agustus

Nasional Selasa, 11 Agu 2026 | 09:04 WIB

Modus-modus SMS Pinjaman Online Cepat Cair yang Bodong

News Selasa, 11 Agu 2026 | 09:03 WIB

Kerangka Wanita Hamil Berusia 9.000 Tahun Ditemukan

Luar Negeri Selasa, 11 Agu 2026 | 08:55 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close