Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Kecamatan Tebet mengungkapkan lahan proyek pembangunan di Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan, yang menjadi lokasi seorang bocah berinisial I (4) terjatuh ke dalam lubang proyek hingga meninggal dunia, nantinya akan difungsikan sebagai lapangan futsal untuk warga sekitar.
Camat Tebet Putut Puji Linangkung mengatakan pembangunan fasilitas tersebut dilaksanakan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
"CSR. (Baru mulai dibangun tanggal) 25 Juni," kata Putut Puji saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Keterangan serupa disampaikan warga sekitar bernama Iyus. Ia mengatakan pekerjaan pembangunan di lokasi itu baru dimulai sekitar satu pekan sebelum insiden terjadi.
"Kalau enggak salah (dijadikan) lapangan futsal, gitu, anak sini mintanya lapangan futsal. Biar enggak tawuran. Saya tahunya begitu," kata warga bernama Iyus kepada wartawan.
Menurut Iyus, tahap awal proyek diawali dengan penebangan sejumlah pohon yang berada di area tersebut, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan pagar seng untuk menutup lokasi pembangunan.
"Sebelum kejadian itu ya ada penebangan pohon dulu. Nih kira-kira baru semingguan lah baru ini pembangunan," katanya.
Ia menjelaskan kawasan tersebut sebelumnya merupakan lahan kosong yang ditumbuhi pepohonan besar dan sering dimanfaatkan anak-anak sebagai tempat bermain.
Rencana pembangunan lapangan futsal, lanjut Iyus, mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai dapat menjadi sarana olahraga sekaligus ruang bermain yang lebih aman bagi anak-anak dibandingkan beraktivitas di pinggir jalan.
Selain itu, ia berharap keberadaan lapangan tersebut dapat mengurangi potensi tawuran yang selama ini beberapa kali terjadi di lingkungan sekitar dan menimbulkan keresahan bagi warga.
“Alhamdulillah sekarang tawuran sudah berkurang. Mudah-mudahan lebih baik ke depannya,” katanya.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin sekitar pukul 16.00 WIB, garis polisi masih membentang di area proyek. Aktivitas pembangunan juga belum terlihat berlangsung.
Lubang proyek yang sebelumnya diperkirakan berdiameter sekitar 30 sentimeter sudah tidak tampak karena telah ditutup menggunakan urukan tanah.
Sebelumnya, bocah berinisial I yang berusia empat tahun meninggal dunia setelah terperangkap selama kurang lebih empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu, 28 Juni 2026.
Korban sempat berhasil dievakuasi dalam keadaan masih hidup. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
(Sumber: Antara)
Lokasi bocah inisial I (4) yang jatuh di lubang proyek pembangunan Lapangan Multifungsi Taman RW 04 di Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 29 Juni 2026. (Antara)