PBB Sambut Pengalihan Administrasi Gaza kepada Komite Tekokrat Palestina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jul 2026, 16:14
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Warga yang kembali ke rumah mereka disambut dengan kehancuran parah saat mereka mulai kembali ke rumah mereka di Kota Gaza, Gaza, seiring berlakunya gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina, Jumat, 10 Oktober 2025. Arsip foto - Warga yang kembali ke rumah mereka disambut dengan kehancuran parah saat mereka mulai kembali ke rumah mereka di Kota Gaza, Gaza, seiring berlakunya gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina, Jumat, 10 Oktober 2025. (Antara)

Ntvnews.idPBB - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyambut pengumuman Hamas yang menyatakan akan menyerahkan pengelolaan administrasi Gaza kepada sebuah komite teknokrat Palestina.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric mengatakan pihaknya telah mencermati keputusan Hamas terkait pembubaran Komite Darurat Pemerintah serta pengalihan tanggung jawab administratif kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza.

"Kami telah mencermati pengumuman Hamas mengenai pembubaran Komite Darurat Pemerintah serta pengalihan tanggung jawab administratif kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza," kata juru bicara sekretaris jenderal PBB Stephane Dujarric.

Baca JugaKomisi PBB Tuding Israel Targetkan Anak-anak Palestina dalam Operasi Militer di Gaza

Dujarric menjelaskan bahwa PBB mendukung setiap langkah yang dapat memperkuat pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata. Menurut dia, upaya tersebut juga sejalan dengan tujuan yang tercantum dalam berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB.

Ia menyebut sejumlah hal yang menjadi perhatian, termasuk pelaksanaan gencatan senjata secara penuh, perlindungan terhadap warga sipil, serta memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan tanpa hambatan.

Baca JugaPBB Ungkap Puluhan Ribu Warga Gaza Alami Gangguan Pendengaran akibat Perang

"Badan dunia tersebut akan "terus mendukung berbagai upaya untuk mewujudkan pemerintahan Palestina yang bersatu di bawah Otoritas Palestina," imbuhnya.

Sebelumnya, Hamas mengumumkan pembubaran Komite Darurat Pemerintah di Gaza dan menyerahkan pengelolaan wilayah tersebut kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza.

Komite teknokratik transisi Palestina yang beranggotakan 15 orang itu akan bertugas menjalankan pemerintahan sementara di Jalur Gaza.

(Sumber: Antara)

x|close