Personel Brimob Bersenjata Berjaga di Polda Metro Jelang Konferensi Pers Kasus Dugaan Korupsi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 18:20
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap berjaga di depan Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Jakarta menjelang konferensi pers pada Jumat, 10 Juli 2026. Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap berjaga di depan Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Jakarta menjelang konferensi pers pada Jumat, 10 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pengamanan di kawasan Gedung Promoter Polda Metro Jaya diperketat menjelang konferensi pers terkait perkembangan penyidikan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi, Jumat, 10 Juli 2026.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan personel Brigade Mobil (Brimob) yang membawa senjata laras panjang disiagakan di sekitar gedung. Aparat juga membatasi akses menuju lokasi kegiatan.

Setiap tamu dan awak media yang hendak memasuki area gedung menjalani pemeriksaan oleh petugas. Pengamanan serupa juga diterapkan di sejumlah akses menuju Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Selain personel, sejumlah kendaraan taktis terlihat ditempatkan di lingkungan Markas Polda Metro Jaya.

Baca JugaPolda Metro Jaya Sebut Pengamanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sesuai Prosedur Hukum

Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penambahan pengamanan tersebut.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri sedang menangani beberapa perkara dugaan korupsi.

Salah satunya ialah penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengadaan pasokan batu bara untuk sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) selama periode 2018–2026 yang diduga memicu pemadaman listrik atau blackout di sejumlah wilayah.

Selain perkara tersebut, penyidik juga mengusut dugaan korupsi di PT Asabri pada periode 2020–2025, serta dugaan korupsi dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI pada periode 2020–2022.

Baca JugaPolri Gelar Konferensi Pers 3 Kasus, dari Blackout hingga Pencucian Uang

Dalam rangkaian penyidikan, Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebelumnya telah menggeledah 13 lokasi di Jakarta dan Bogor.

Penggeledahan itu dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan terhadap tiga perkara yang hingga kini masih berlangsung.

(Sumber: Antara)
 
 
x|close