Ntvnews.id, Mexico City - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela kembali bertambah menjadi 4.561 orang. Sementara itu, lebih dari 20.000 warga masih tinggal di kamp-kamp penampungan sementara, menurut Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez.
Berdasarkan data resmi yang diunggah Rodriguez melalui Telegram pada Senin, 13 Juli 2026, tercatat sebanyak 16.740 orang mengalami luka-luka, sedangkan 6.462 orang berhasil diselamatkan.
Rodriguez juga menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah telah disalurkan kepada 128.324 keluarga. Selain itu, terdapat 107 kamp penampungan yang tersebar di berbagai wilayah Venezuela dan saat ini dihuni oleh 20.231 orang.
Baca Juga: Korban Meninggal Akibat Gempa Venezuela Naik Menjadi 4.490 Jiwa
Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa gempa menyebabkan kerusakan pada 856 bangunan. Dari jumlah itu, sebanyak 190 bangunan dilaporkan roboh sepenuhnya.
Selain kerusakan infrastruktur, Rodriguez mengatakan sebanyak 30.989 personel layanan darurat, 30.692 relawan, serta 2.471 petugas penyelamat dari luar negeri turut diterjunkan untuk menangani dampak bencana tersebut.
Gempa besar itu terjadi pada malam hari Selasa, 24 Juni 2026, waktu setempat. Peristiwa tersebut menjadi gempa bumi paling kuat yang melanda Venezuela dalam lebih dari 100 tahun terakhir. Saat itu, dua gempa berkekuatan magnitudo di atas 7 terjadi hanya dalam selang waktu sekitar satu menit.
(Sumber: Antara)
Tumpukan puing di La Guaira akibat terdampak gempa bumi di Venezuela Kamis, 2 Juli 2026 (Antara)