Ntvnews.id, Rio De Janeiro - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengecam usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana mengambil alih peran pengamanan Selat Hormuz sekaligus mengenakan tarif transit sebesar 20 persen terhadap kapal yang melintas di jalur tersebut. Lula menyebut gagasan itu sebagai bentuk "pembajakan".
Arsip foto - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (depan) berbicara pada Konferensi Tingkat Tinggi Kepala Negara Pasar Bersama Selatan (Mercosur) di Foz do Iguacu, Brasil, Sabtu, 20 Desember 2025. (Antara)