Ntvnews.id, Taheran - Iran menegaskan akan memberikan respons terhadap Ukraina setelah kapal kargo miliknya menjadi sasaran serangan di Laut Kaspia pada Sabtu, 25 Juli 2026. Ancaman tersebut disampaikan menyusul tudingan Teheran bahwa Kyiv berada di balik serangan terhadap kapal dagangnya.
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, menyampaikan melalui media sosial bahwa setiap tindakan yang menyasar Iran akan mendapat konsekuensi.
"setiap serangan terhadap Iran selalu datang dengan konsekuensi, dan ini tetap berlaku hingga hari ini." ujarnya.
"Amerika Serikat dan Israel sangat menyadari hal ini, Ukraina mungkin akan segera menyadari bahwa Iran tidak akan membiarkan tindakan terhadapnya tanpa balasan." tambahnya.
Ia juga memperingatkan, "Daftar mereka yang telah salah perhitungan masih terus bertambah," seperti dikutip dari Mehr News, Selasa, 28 Juli 2026.
Sebelumnya, pemerintah Iran secara resmi menuduh Ukraina sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal dagang milik Republik Islam tersebut.
Baca Juga: Iran Serang Infrastruktur Militer AS di Irak Sampai Lumpuh
Tudingan itu muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa pasukan Kyiv telah melancarkan serangan jarak jauh di Laut Kaspia yang menyasar kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut kargo militer yang berkaitan dengan Iran.
Zelensky juga menekankan bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina kini memiliki dimensi internasional yang semakin luas.
Berdasarkan laporan kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan pada Sabtu pagi menyebabkan kapal tersebut meledak, menewaskan seorang pelaut dan melukai satu orang lainnya.
Di sisi lain, pemerintah Iran kembali menegaskan bahwa Republik Islam "tidak pernah campur tangan dalam konflik antara Rusia dan Ukraina".
Sementara itu, melalui unggahan di media sosial, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan angkatan bersenjata Ukraina telah mencatat "hasil yang sangat besar dengan serangan jarak jauh di Laut Kaspia, termasuk kapal-kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran, serta sebuah kapal perang".
Ilustrasi Selat Hormuz (Antara)