NTVNews.id, Jatim - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan Tausyiah Kebangsaan di Pondok Pesantren Nurul Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Minggu, 2 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, AHY menyampaikan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air merupakan bagian penting dari iman sekaligus fondasi perjuangan bangsa Indonesia.
"Mencintai tanah air itu sebagian dari iman. Para pendiri bangsa, para pejuang kemerdekaan, itu sejak awal merupakan kesatuan yang solid, yang kokoh, yang kuat," katanya.
Politisi Demokrat tersebut menekankan kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan bersama para pejuang di medan perang, diplomat, cendekiawan, serta para ulama yang terus mendoakan bangsa.
"Tanpa dukungan, tanpa perjuangan, termasuk doa yang tiada pernah putus dari para alim ulama, maka rasanya kita tidak mungkin bisa menghadirkan kemerdekaan yang sampai dengan hari ini kita nikmati bersama," katanya.
Baca Juga: AHY Sebut Transformasi Kawasan Dimulai dari Rumah Layak
Di hadapan para mahasantri, pengasuh pesantren, dan tokoh agama di Bangkalan, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Menurutnya, kecintaan terhadap tanah air juga harus diwujudkan melalui upaya nyata menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
"Walaupun sekarang kita hidup dalam era yang semakin modern dan digital, saya ingin mengingatkan: jangan lupakan fondasi kebangsaan kita. Kita punya Pancasila, kita punya Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu. Karena kecintaan terhadap tanah air itu juga harus diiringi dengan perjuangan menghadirkan kesejahteraan untuk semua," tegasnya.
AHY juga menjelaskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab bersama untuk mengurangi kemiskinan, mengatasi ketimpangan antarwilayah, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses layanan kesehatan, serta menciptakan lapangan kerja yang layak.
Baca Juga: Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, AHY: Keselamatan Penumpang Nomor Satu, Segera Investigasi
Pada kesempatan tersebut, AHY meresmikan bantuan motor roda tiga untuk mendukung pengelolaan sampah dan bantuan truk-truk air bersih bagi masyarakat sekitar pondok pesantren. Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dijaga ketersediaannya, terutama pada musim kemarau.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk pesantren, dunia usaha, akademisi, dan komunitas masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam membangun Indonesia.
"Air ini mendasar, tanpa air sulit untuk punya kehidupan yang baik, yang sehat. Oleh karena itu pemerintah berusaha untuk memastikan sumber air baku dan suplai air bersih ini bisa mencukupi masyarakat. Mari kita terus bergandengan tangan dalam semangat sinergi dan kolaborasi," ungkapnya.
AHY juga berpesan kepada para mahasantri agar tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga membangun karakter, integritas, dan kepemimpinan sehingga kelak mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
"Kalian bukan hanya menuntut ilmu, melainkan juga membangun karakter, membangun integritas, bahkan membangun kepemimpinan agar pada saatnya bisa punya dampak yang luas bagi masyarakat," tutupnya.
AHY (Kemenkoinfra)