Ntvnews.id, Kathmandu - Pemerintah Nepal terus memperbarui data korban bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah negara tersebut. Hingga kini, sebanyak 622 wisatawan masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Dewan Pariwisata Nepal telah menerbitkan surat edaran resmi yang memuat daftar kewarganegaraan wisatawan yang dilaporkan hilang maupun telah ditemukan. Data tersebut mencakup turis dari 36 negara.
Berdasarkan daftar terbaru yang dikutip dari Nepal News, Selasa, 1 September 2026, tidak terdapat nama Indonesia dalam daftar negara yang warganya masih dinyatakan hilang.
Berikut daftar negara beserta jumlah wisatawan yang masih hilang akibat bencana banjir di Nepal:
-
Australia: 35 orang
-
Belarusia: 1 orang
-
Belgia: 2 orang
-
Kanada: 25 orang
-
China: 8 orang
-
Finlandia: 1 orang
-
Prancis: 4 orang
-
Jerman: 8 orang
-
Hungaria: 1 orang
-
India: 98 orang
-
Italia: 1 orang
-
Irlandia: 2 orang
-
Israel: 1 orang
-
Jepang: 5 orang
-
Kazakhstan: 3 orang
-
Latvia: 29 orang
-
Lithuania: 1 orang
-
Malaysia: 51 orang
-
Nepal: 149 orang
-
Belanda: 2 orang
-
Selandia Baru: 5 orang
-
Filipina: 1 orang
-
Portugal: 2 orang
-
Rusia: 7 orang
-
Serbia: 1 orang
-
Singapura: 9 orang
-
Afrika Selatan: 6 orang
-
Spanyol: 2 orang
-
Swedia: 1 orang
-
Swiss: 1 orang
-
Ukraina: 61 orang
-
Britania Raya: 33 orang
-
Amerika Serikat: 65 orang
-
Vietnam: 1 orang
Sementara itu, pada Jumat, 29 Agustus 2026, otoritas penanggulangan bencana Nepal secara signifikan menaikkan jumlah keseluruhan orang yang dilaporkan hilang di wilayah perbatasan menjadi 1.924 orang.
Kantor berita China, Xinhua, pada Sabtu dini hari melaporkan sebanyak 554 orang masih hilang di wilayah Tibet. Dari jumlah tersebut, tujuh orang telah dipastikan meninggal dunia.
Jika kedua data tersebut digabungkan, jumlah orang yang masih dinyatakan hilang di Nepal dan Tibet mencapai sedikitnya 2.478 orang. Angka tersebut meningkat lebih dari 1.000 orang dibandingkan laporan yang dikeluarkan pada Kamis sebelumnya.
Baca Juga: Update Banjir Bandang Nepal: 475 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Masih Hilang
Data yang dirilis China pada Kamis menyebut terdapat 260 warga negara asing dalam daftar orang hilang di wilayah perbatasannya. Namun, pemerintah China belum memberikan informasi mengenai kewarganegaraan mereka.
Identitas kewarganegaraan warga asing yang bukan wisatawan dan berada di Nepal juga hingga kini belum diungkapkan secara lebih terperinci.
Foto udara suasana rumah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal, Kamis, 27 Agustus 2026. Otoritas Manajemen Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal menyatakan bahwa sebanyak 359 jenazah telah ditemukan di wilayah-wilayah (Antara)