Kapal Kargo Terbakar di Pelabuhan, 20 Orang Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Sep 2026, 08:47
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Ilustrasi ledakan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi Ilustrasi - Ilustrasi ledakan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi (Antara)

Ntvnews.id, Beijing - Sebuah kapal kargo berbendera asing mengalami kebakaran saat menjalani perawatan di sebuah pelabuhan di China pada Kamis, 10 September 2026. Insiden tersebut mengakibatkan sekitar 20 orang meninggal dunia.

Kantor berita China melaporkan terdapat 42 orang di dalam kapal ketika kebakaran terjadi.

"Sebuah kapal kargo asing milik Beihai Shipbuilding Co., Ltd, terbakar di Provinsi Qingdao, Provinsi Shandong, ketika sedang dalam pemeliharan di pelabuhan, hingga menyebabkan banyak korban berjatuhan," bunyi laporan kantor berita Xinhua, dikutip K=Jumat, 11 Septemebr 2026.

Petugas menemukan 20 orang telah meninggal dunia di dalam kapal akibat insiden tersebut.

Sementara itu, lima orang lainnya dilaporkan masih hilang. Informasi tersebut dikutip AFP dalam laporan mengenai kecelakaan kapal tersebut.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang di Selat Sunda

Sebanyak 17 awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari lokasi kejadian.

Menurut laporan stasiun televisi pemerintah China, CCTV, lima orang yang berhasil diselamatkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat mengalami luka. Meski demikian, kondisi kelima korban dilaporkan stabil.

"Kebakaran mampu dipadamkan sekitar pukul 14.30 (06.30 GMT)," kata kantor berita Xinhua.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Kapal tersebut diketahui sedang menjalani perawatan ketika berada di pelabuhan yang terletak di wilayah timur China.

Presiden China Xi Jinping langsung memberikan instruksi agar upaya pencarian terhadap awak kapal yang masih hilang serta operasi penyelamatan lainnya segera dilakukan.

Xi Jinping juga menekankan "agar menghukum pihak yang bertanggung jawab" atas terjadinya insiden kebakaran tersebut.

TERKINI

Load More
x|close