Mendagri Bantah ASN Dibunuh KKB Intel: Selalu Alasannya Itu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Sep 2026, 17:52
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Mendagri Tito Karnavian. Mendagri Tito Karnavian. (NTVNews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menanggapi tudingan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua bahwa tiga aparatur sipil negara (ASN) yang tewas ditembak ialah personel intelijen. Tito membantah tuduhan tersebut.

Menurut dia, KKB kerap memakai alasan yang sama saat membela diri atas kekerasan yang mereka lakukan.

"Ya biasanya begitu, yang disampaikan oleh para kelompok yang melakukan penembakan kekerasan selalu alasannya intel, begitu. Padahal dia berusaha untuk ganggu aja. Membuat apa, masyarakat menjadi takut dan lain-lain, menyebarkan kekerasan, menyebarkan ketakutan gitu ya," ujar Tito di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.

Tito pun berharap aparat keamanan terus berupaya menjaga kondusifitas di wilayah Papua. Mendagri meminta aparat memantau dan menetralisir pergerakan dari KKB.

"Supaya ada keberanian dari masyarakat untuk beraktivitas. Kalau seandainya tidak ada serangan-serangan kan pasti mereka akan lebih tenang. Saya kira itu," jelasnya.

Sebelumnya, tiga pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya tewas ditembak KKB di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu, 9 September 2026.

Korban antara lain WB (24), AR (49), dan AAM (35). Menurut Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, ketiga korban adalah bagian dari rombongan Dinas Pertanian yang baru usai melakukan peninjauan kegiatan cetak sawah.

x|close