Awas Penipuan Berkedok Aktivasi Dapur SPPG, BGN Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Okt 2026, 15:22
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kantor BGN Kantor BGN (Maps)

Ntvnews.id

, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan institusi maupun pejabat BGN. Salah satu modus yang perlu diantisipasi adalah tawaran mempercepat proses pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan imbalan sejumlah uang.

Modus tersebut menyasar calon mitra SPPG. Pelaku diduga mendatangi calon mitra sambil mengaku membawa nota dinas untuk melakukan verifikasi dan validasi dapur SPPG. Dengan dalih mempercepat proses operasional, oknum tersebut kemudian meminta pembayaran sejumlah uang.

BGN menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh mudah percaya terhadap tawaran semacam itu, terutama jika disertai permintaan uang oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi. Masyarakat diminta memeriksa identitas pihak yang mengaku sebagai perwakilan BGN sebelum menindaklanjuti informasi atau memenuhi permintaan apa pun.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi berbagai informasi yang mencatut nama lembaga pemerintah. Terlebih, apabila informasi tersebut disertai permintaan pembayaran atau arahan tertentu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Pastikan terlebih dahulu kebenaran identitas pihak yang menghubungi serta informasi yang disampaikan," ujar Tysa dalam keterangannya, Minggu, 11 Oktober 2026.

Menurut Tysa, masyarakat perlu memastikan keaslian setiap informasi sebelum mengambil tindakan. Hal ini berlaku untuk komunikasi yang diterima melalui pesan pribadi, media sosial, maupun saluran komunikasi lainnya.

Kewaspadaan tersebut dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan nama BGN oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan melakukan verifikasi sejak awal, calon mitra SPPG maupun masyarakat umum diharapkan dapat terhindar dari kerugian akibat penipuan.

BGN Tegaskan Permintaan Uang Berkedok Percepatan SPPG Perlu Diwaspadai

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati <b>(BGN)</b> Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati (BGN)

Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati menegaskan bahwa tindakan mencatut nama BGN untuk meminta uang dengan iming-iming mempercepat pembukaan dapur SPPG merupakan indikasi yang harus diwaspadai.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan nama institusi pemerintah untuk memperoleh keuntungan pribadi, terlebih dengan memanfaatkan dokumen atau keterangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

"Pencatutan nama institusi pemerintah untuk memperoleh keuntungan pribadi, terlebih jika disertai permintaan sejumlah uang dengan menggunakan dokumen atau keterangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum. Kami mengimbau masyarakat agar tidak memenuhi permintaan tersebut secara terburu-buru dan segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi BGN," ujar Hida.

Ia menambahkan, masyarakat yang menemukan indikasi tindakan tersebut diharapkan menyimpan bukti-bukti yang relevan, seperti pesan komunikasi, identitas pihak yang menghubungi, maupun dokumen yang ditunjukkan, untuk mendukung proses pelaporan dan penelusuran lebih lanjut. Langkah ini penting agar dugaan penyalahgunaan nama BGN dapat ditangani secara tepat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

BGN juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya berdasarkan klaim atau pengakuan seseorang yang menyebut dirinya sebagai perwakilan institusi. Verifikasi melalui kanal komunikasi resmi menjadi langkah penting untuk memastikan keabsahan informasi sekaligus menghindari potensi kerugian.

Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat diharapkan tidak langsung menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila menemukan indikasi penipuan yang mencatut nama BGN, masyarakat dapat menyimpan bukti komunikasi dan melaporkannya kepada pihak berwenang melalui saluran pelaporan yang sesuai.

BGN mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah praktik penipuan yang mencatut nama institusi pemerintah. Apabila menemukan atau mengalami indikasi penipuan yang mengatasnamakan BGN, masyarakat dapat melaporkannya melalui layanan call center resmi BGN, SAGI 127, SP4N-LAPOR! BGN, PO BOX 45000, Lapor Mas Dar!, atau dengan membuat janji temu melalui Pusat Pelayanan Terpadu di Kantor BGN untuk memperoleh informasi dan tindak lanjut.

BGN mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun ruang informasi yang aman dan bertanggung jawab serta tidak memberikan celah bagi pihak-pihak yang berupaya mengambil keuntungan dengan mengatasnamakan Badan Gizi Nasional.

x|close