Jakarta Didapuk Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Okt 2026, 16:59
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Rano Karno Rano Karno (Pemprov DKI)

NTVNews.id, Jakarta - Jakarta mendapat kepercayaan internasional untuk menjadi tuan rumah World Cities Culture Summit (WCCS) 2027. Penetapan tersebut diumumkan oleh pendiri World Cities Culture Forum (WCCF), Justine Simons OBE dalam seremoni penutupan World Cities Culture Summit 2026 di WITH Harajuku Hall, Tokyo, Jepang, Jumat, 30 Oktober 2026.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno yang menghadiri acara tersebut menyampaikan bahwa Jakarta siap menyambut para delegasi dari lebih dari 50 kota di berbagai belahan dunia pada penyelenggaraan tahun depan.

Terpilihnya Jakarta merupakan hasil dari proses pengajuan yang telah dimulai sejak 2025. Rano menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Ibu Kota untuk menjadi tuan rumah forum budaya perkotaan berskala internasional tersebut.

"Atas nama Gubernur Pramono Anung dan seluruh masyarakat Jakarta, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Jakarta. Kami merasa terhormat mendapat kesempatan menjadi tuan rumah berikutnya dan melanjutkan semangat serta upaya yang telah dibangun melalui forum ini," katanya.

Baca Juga: Syarat Dapat Transportasi Gratis Buat Pencari Kerja di Jakarta

Penyelenggaraan WCCF 2027 punya arti tersendiri bagi Jakarta. Forum internasional tersebut akan berlangsung bertepatan dengan peringatan 500 tahun perjalanan sejarah Jakarta pada 2027.

Momentum menuju lima abad Jakarta ini jadi kesempatan untuk menelusuri kembali perjalanan panjang kota, memperkuat identitas budaya, sekaligus membicarakan visi pembangunan Jakarta di masa mendatang.

Rano menilai, peringatan 500 tahun Jakarta bukan hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk menentukan warisan kota yang ingin diwujudkan bagi generasi berikutnya.

"Tahun 2027 akan menjadi tahun yang sangat istimewa bagi Jakarta karena kita memperingati 500 tahun perjalanan kota ini. Ini momentum untuk menengok kembali sejarah, merayakan identitas budaya, sekaligus memikirkan Jakarta seperti apa yang ingin kita wariskan kepada generasi mendatang," imbuhnya.

Selain menjadi ajang pertemuan para pemimpin dan pemangku kebijakan budaya dari berbagai kota dunia, WCCF 2027 juga akan dimanfaatkan Jakarta untuk memperkenalkan kekayaan tradisi lokal, khususnya budaya Betawi.

Baca Juga: Pramono Dorong Penguatan Layanan Kanker Terintegrasi di Jakarta

Rano menegaskan, budaya Betawi merupakan akar identitas Jakarta yang tumbuh dan berkembang bersama beragam tradisi dari berbagai wilayah Nusantara. Pertemuan berbagai latar belakang budaya tersebut membentuk karakter Jakarta sebagai kota yang dinamis, terbuka, dan kreatif.

Melalui forum ini, Jakarta ingin memberikan pengalaman langsung kepada para delegasi internasional tentang bagaimana keberagaman budaya dapat hidup berdampingan serta menjadi sumber inspirasi dan kreativitas dalam pembangunan kota.

“Ini kesempatan emas untuk memperkenalkan budaya Betawi ke panggung dunia. Betawi adalah akar Jakarta, tetapi Jakarta juga rumah bagi tradisi dari seluruh Nusantara. Kami ingin para delegasi merasakan langsung bagaimana keberagaman itu hidup berdampingan dan menjadi sumber kreativitas kota. Kami akan menyiapkan penyelenggaraan yang terbaik, sekaligus memastikan warga Jakarta ikut terlibat dan merasakan manfaatnya,” pungkas Rano.

Sekadar informasi, World Cities Culture Forum adalah jejaring kota-kota dunia yang berbagi riset, gagasan, dan praktik terbaik tentang peran budaya dalam pembangunan kota. Tiap tahun, para pemimpin kebijakan budaya dari kota-kota anggota bertemu dalam World Cities Culture Summit.