Fakta Mengerikan Tabrakan Beruntun di Jembrana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Okt 2026, 16:51
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Garis polisi. Garis polisi. (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di jembatan dekat Rest Area Pengeragoan, Banjar Pengeragoan Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.

Insiden tersebut melibatkan dua mobil, dua truk, dan satu sepeda motor. Akibat kecelakaan itu, dua orang mengalami luka-luka dan seluruh kendaraan mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Pekutatan, Kompol Benyamin Nikijuluw, menjelaskan kecelakaan bermula ketika kelima kendaraan melaju beriringan dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Saat tiba di lokasi kejadian, kondisi arus lalu lintas sedang padat. Cuaca juga dilaporkan gerimis sehingga kendaraan harus mengurangi kecepatan.

Ketika itu, mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi DR 1872 DH yang dikemudikan Karcito (53) berada di posisi paling depan dan sempat memperlambat laju kendaraan.

Namun, dari arah belakang, mobil BYD ME-8 bernomor polisi B 1089 SCO yang dikemudikan Faisal Okta Dwiyanto (26) menabrak bagian belakang Daihatsu Sigra.

Informasi diunggah akun Nusa Bali.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by NusaBali.com (@nusabali_com)

Benturan tersebut kemudian memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan lain di belakangnya, yakni truk tronton Hino, truk boks Hino, dan sepeda motor Yamaha NMax.

Adapun truk tronton Hino bernomor polisi DK 8198 OB dikemudikan I Ketut Suadnyana (35). Sementara truk boks Hino bernomor polisi B 9353 PXT dikemudikan Salman Alfarizi (32).

Di posisi paling belakang terdapat sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi DK 3092 WQ yang dikendarai I Gede Adi Widiantara (22).

Akibat kejadian tersebut, pengendara Yamaha NMax mengalami luka lecet pada kaki kiri. Sementara sopir truk boks mengeluhkan sakit pada bagian kaki kiri.

Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans dan mendapatkan penanganan medis di Puskesmas I Pekutatan.

" Dua orang mengalami luka. Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada kaki kiri, sedangkan sopir truk boks mengeluhkan sakit pada kaki kiri. Keduanya sudah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas I Pekutatan," ujar Kompol Benyamin saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2026).

Sementara itu, pengemudi tiga kendaraan lainnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Polisi telah melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan, terutama saat melintas di tengah arus lalu lintas padat dan kondisi jalan basah akibat hujan.

Baca Juga: Kronologi Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol, Puluhan Orang Tewas