Pesta Petasan Idul Fitri di Pamekasan Berujung Tragis, Satu Penonton Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2025, 16:54
thumbnail-author
Alber Laia
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pesta petasan di Dusun Langgar, Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, memakan korban jiwa. Pesta petasan di Dusun Langgar, Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, memakan korban jiwa. (Instagram)

Ntvnews.id, Pamekasan - Perayaan Idul Fitri di Dusun Langgar, Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, berubah menjadi tragedi, pada Senin, 31 Maret 2025. Seorang penonton tewas setelah terkena petasan di kepala dalam sebuah pesta petasan.

Hal tersebut diketahui melalui akun @fakta.indo, pada Rabu, 2 April 2025.

Baca Juga: Demo Ricuh di Depan DPR, Kendaraan Polisi Dibakar-Petasan Dilempar ke Gedung Parlemen

Kejadian ini memicu kepanikan warga yang segera membawa korban ke RSUD SMART. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Sebelum kejadian, kelompok masyarakat setempat telah menginformasikan kepada kepolisian, termasuk Polres Pamekasan, mengenai rencana pesta petasan ini.

Namun, menurut seorang sumber, langkah pencegahan tidak dilakukan secara serius.

“Sebelumnya sudah ada sekelompok masyarakat Pangorayan yang telah menginformasikan atau menjadi informan kepada pihak kepolisian setempat dan bahkan kepada pihak Polres Pamekasan bahwa di Desa Pangorayan akan ada pesta petasan,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Fakta Group | Fakta Indo (@fakta.indo)

Lebih lanjut, seorang informan yang melaporkan hal ini kepada polisi mengungkapkan kekecewaannya. Ia menuturkan bahwa identitasnya yang seharusnya dirahasiakan justru bocor ke publik.

“Namun ternyata nama informan itu bocor ke publik. Hal itu ditengarai ada keterlibatan orang dalam yang membocorkan, sehingga informan kecewa terhadap pihak kepolisian,” bebernya.

Kapolsek Proppo, AKP Sri Sugiarto, mengonfirmasi bahwa dalam insiden ini memang benar terdapat korban jiwa.

“Iya benar ada korban meninggal dunia saat tradisi menyalakan mercon dan kembang api ini,” ujarnya, pada Selasa, 1 April 2025.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mencari siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis ini.

x|close