Pramono Pangkas Titik Lokasi Perayaan Malam Tahun Baru

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Des 2025, 21:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memangkas jumlah titik perayaan malam Tahun Baru 2026 di Ibu Kota. Dari sebelumnya 14 lokasi, kini hanya 8 titik yang akan digunakan. Monumen Nasional (Monas) dipastikan tidak lagi menjadi lokasi utama perayaan.

"Dari segi titik lokasi yang sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi 8 titik. Dari titik-titik utama yang selama ini menjadi tradisi yang ada di Jakarta, ada beberapa yang dikurangi, di antaranya adalah Monas,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 22 Desember 2025.

Dalam kebijakan terbaru ini, Bundaran HI ditetapkan sebagai pusat utama perayaan malam pergantian tahun. Di lokasi tersebut, akan hadir langsung jajaran pimpinan Pemprov DKI Jakarta.

Pramono Anung <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Pramono Anung Janji Kasih Insentif untuk Buruh di Jakarta

Selain Bundaran HI, Kota Tua dan Lapangan Banteng tetap masuk dalam daftar titik perayaan. Kehadiran pejabat daerah juga dibagi untuk memastikan pengawasan optimal di setiap lokasi.

“Titik utamanya nanti ada di Bundaran HI. Di sana akan hadir Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda. Kemudian untuk kawasan Kota Tua akan dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat, sedangkan untuk Lapangan Banteng akan dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Pusat,” imbuhnya.

Meski tidak lagi menjadi titik perayaan utama, kawasan Monas tetap menghadirkan hiburan visual berupa video mapping. Namun, Pramono Anung menegaskan tidak akan ada panggung hiburan maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

x|close