A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Lebih dari 1.800 Mobil Dibakar Saat Perayaan Tahun Baru di Prancis - Ntvnews.id

Lebih dari 1.800 Mobil Dibakar Saat Perayaan Tahun Baru di Prancis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jan 2026, 22:17
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api yang membakar sebuah pabrik. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar/aa. Ilustrasi - Petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api yang membakar sebuah pabrik. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Kerusuhan yang terjadi pada malam pergantian Tahun Baru di Prancis mengakibatkan pembakaran lebih dari seribu kendaraan. Media setempat melaporkan sebanyak 1.813 mobil dibakar pada malam Selasa, 31 Desember 2025, hingga Rabu, 1 Januari 2026.

Wilayah Bas-Rhin, yang dikenal sebagai lokasi kota Strasbourg atau “ibu kota Natal”, mencatat jumlah insiden tertinggi dengan 117 mobil terbakar, menurut laporan stasiun televisi BFMTV pada Kamis, 1 Januari 2026.

Wilayah Rhone dengan pusat kota Lyon mencatat 82 mobil dibakar. Angka tersebut disusul wilayah Gironde di bagian barat Prancis serta Val-d’Oise di kawasan pinggiran Paris, yang masing-masing melaporkan 36 mobil terbakar.

Sementara itu, otoritas setempat di wilayah Nord mencatat sedikitnya 32 kendaraan hangus dibakar selama perayaan malam Tahun Baru.

Baca Juga: Detik-detik Kebakaran Horor di Resor Mewah Swiss, Terjadi dalam Hitungan Detik

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, pemerintah Prancis mengerahkan sekitar 90.000 personel kepolisian di berbagai wilayah. Meski demikian, sejumlah petugas dilaporkan menjadi sasaran serangan, termasuk di kota Nimes dan Nanterre.

Kantor Kejaksaan Paris menyebutkan sebanyak 125 orang ditangkap di ibu kota Prancis dalam rentang waktu Selasa, 31 Desember 2025 hingga Rabu, 1 Januari 2026.

Dari jumlah tersebut, 33 orang ditahan atas dugaan tindak kekerasan yang disengaja, 15 orang karena terlibat dalam kelompok dengan tujuan melakukan kekerasan atau perusakan, serta 10 orang terkait kepemilikan zat psikotropika.

Kerusuhan pada malam Tahun Baru juga terjadi di Belanda. Pihak kepolisian melaporkan adanya kekerasan terhadap petugas layanan darurat serta aksi vandalisme di sejumlah wilayah.

Baca Juga: 10 Vila di Uluwatu Bali Terbakar Diduga Gegara Kembang Api

Insiden paling serius terjadi di distrik Kanaleneiland dan Overvecht, di mana sekelompok anak muda melakukan penyerangan massal terhadap petugas kepolisian dan melemparkan kembang api ke arah mereka.

Meriam air dilaporkan beberapa kali digunakan untuk melindungi petugas layanan darurat dari serangan. Dalam peristiwa tersebut, satu petugas polisi dilaporkan mengalami luka-luka.

Di Jerman, polisi Berlin menahan sekitar 400 orang selama perayaan Tahun Baru. Lebih dari 20 petugas penegak hukum dilaporkan terluka akibat ledakan petasan.

Sementara itu, di Hamburg sedikitnya sepuluh petugas polisi mengalami luka-luka akibat insiden serupa. Di Leipzig, orang-orang tak dikenal dilaporkan melemparkan botol kaca ke arah aparat penegak hukum selama kerusuhan berlangsung.

(Sumber: Antara) 

x|close