Ntvnews.id, Kansas - Seorang penumpang menjadi sorotan setelah aksinya viral karena mengancam akan memukul petugas di konter check-in. Ia juga melontarkan kata-kata kasar dan memicu kericuhan di bandara.
Dikutip dari NY Post, Senin, 5 Januari 2026, penumpang tersebut terekam mengamukdi Bandara Internasional Kansas City. Ia disebut mengancam akan menampar seorang pekerja perempuan di konter check-in Southwest Airlines. Insiden itu terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat dan disaksikan banyak orang.
Dalam video yang beredar luas, pria itu membanggakan latar belakang dirinya, menghina para karyawan, serta mengaku berasal dari Inggris. Ia juga tampak meletakkan tangannya di layar komputer milik seorang pegawai Southwest, yang kemudian memintanya untuk mundur.
Ketika karyawan tersebut mengancam akan memanggil polisi, pria itu justru membentak, berteriak, dan memaki wanita tersebut.
Baca Juga: Viral Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Dapat Kado Natal
"Aku tidak peduli ditangkap, jalang!" dan kalimat kotor lainnya.
Meski seorang karyawan laki-laki berupaya menengahi dan melindungi rekannya, pria itu tetap melanjutkan umpatan.
Bandara/ist
Sejumlah penumpang lain yang berada di lokasi turut mencoba melerai dan menenangkan situasi. Namun, pria tersebut justru semakin agresif dan mengancam akan melakukan kekerasan fisik. Ia juga mengeluh telah berada di bandara sejak pukul 05.30.
Upaya penumpang lain untuk menyuruhnya berhenti tidak membuahkan hasil, bahkan pria itu balik menantang orang-orang di sekitarnya.
Baca Juga: Imigrasi Bandara Soetta Tolak Masuk 727 WNA Sepanjang 2025
Pihak bandara menyatakan konfrontasi tersebut terjadi saat proses penyelidikan keamanan yang sempat mengganggu operasional Bandara Internasional Kansas City.
Dalam pembaruan pada hari Rabu, Departemen Penerbangan Kansas City menyebut bandara telah kembali dibuka dan beroperasi normal setelah polisi dan FBI menyelesaikan penanganan di lokasi.
Tidak ada penangkapan yang diumumkan terkait insiden tersebut, dan belum diungkap apakah pria dalam video viral itu sempat ditahan.
Bandara/ist